Anggoro, Rafi Dwizena (2026) Respons Mikroanatomi Limpa Tikus Putih (Rattus norvegicus) Setelah Pemberian Ekstrak Daun Meniran (Phyllanthus niruri L.) dan Induksi Cisplatin. Undergraduate thesis, Fakultas Sains dan Matematika Undip.
|
Text
1.COVER.pdf Download (245kB) |
|
|
Text
2.HALAMAN PENGESAHAN.pdf Download (424kB) |
|
|
Text
4.ABSTRAK.pdf Download (259kB) |
|
|
Text
5.ABSTRACT.pdf Download (259kB) |
|
|
Text
6.DAFTAR ISI.pdf Download (257kB) |
|
|
Text
10.BAB I PENDAHULUAN.pdf Download (246kB) |
|
|
Text
15.DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (267kB) |
Abstract
Kanker merupakan salah satu penyebab kematian tertinggi di dunia, dan salah satu
terapi yang umum digunakan adalah kemoterapi dengan cisplatin, meskipun efektif,
cisplatin dapat menimbulkan efek toksik pada jaringan normal, termasuk limpa,
yang berkaitan dengan peningkatan stres oksidatif dan perubahan struktur
mikroanatomi jaringan. Tanaman meniran (Phyllanthus niruri L.) mengandung
senyawa flavonoid yang memiliki aktivitas antioksidan dan imunomodulator,
sehingga berpotensi sebagai agen protektif terhadap kerusakan jaringan. Berbagai
penelitian telah melaporkan bahwa cisplatin dapat menyebabkan kerusakan
jaringan serta penggunaan bahan alam sebagai agen protektif, namun, penelitian
yang secara khusus mengkaji potensi ekstrak meniran (Phyllanthus niruri L.) dalam
melindungi mikroanatomi limpa melalui pendekatan morfometri masih terbatas.
Meniran diketahui mengandung flavonoid yang memiliki aktivitas antioksidan dan
imunomodulator sehingga berpotensi melindungi jaringan dari kerusakan akibat
stres oksidatif. Penelitian ini bertujuan menganalisis efek protektif ekstrak daun
meniran terhadap struktur mikroanatomi limpa tikus putih (Rattus norvegicus) yang
diinduksi cisplatin. Penelitian dilakukan secara eksperimental dengan empat
kelompok perlakuan, yaitu kelompok kontrol, kelompok cisplatin dosis 7,5 mg/kg
BB, serta kelompok kombinasi cisplatin dengan ekstrak daun meniran dosis 200
mg/kg BB dan 400 mg/kg BB. Data bobot absolut organ, bobot relatif organ,
ketebalan kapsula, diameter pulpa putih, dan pusat germinal diuji menggunakan uji
One Way ANOVA, data skoring diuji menggunakan uji Kruskal-Wallis. Hasil
penelitian menunjukkan bahwa cisplatin menyebabkan kerusakan struktur
mikroanatomi limpa, pemberian ekstrak daun meniran dosis 200 mg/kg BB mampu
memperbaiki struktur mikroanatomi limpa, sedangkan dosis 400 mg/kg BB masih
menunjukkan adanya kerusakan jaringan, oleh karena itu, ekstrak daun meniran
berpotensi sebagai agen protektif alami terhadap toksisitas cisplatin pada jaringan
limpa, dengan efektivitas yang dipengaruhi oleh dosis pemberian.
Kata kunci: Antioksidan, flavonoid, histopatologi, immunomodulator,
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | Sciences and Mathemathic |
| Divisions: | Faculty of Science and Mathematics > Department of Biology |
| Depositing User: | Suhersi Rahmadhani |
| Date Deposited: | 22 Apr 2026 07:28 |
| Last Modified: | 22 Apr 2026 07:28 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/49712 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
