Pratama, Reza Zaki Hesa (2026) fek Protektif Ekstrak Daun Meniran (Phyllanthus niruri L.) terhadap Toksisitas Cisplatin pada Mikroanatomi Pulmo Tikus Putih (Rattus norvegicus). Undergraduate thesis, Fakultas Sains dan Matematika Undip.
|
Text
1. COVER.pdf Download (175kB) |
|
|
Text
2. HALAMAN PENGESAHAN.pdf Download (263kB) |
|
|
Text
4. ABSTRAK.pdf Download (186kB) |
|
|
Text
5. ABSTRACT.pdf Download (186kB) |
|
|
Text
6. DAFTAR ISI.pdf Download (237kB) |
|
|
Text
10. BAB I PENDAHULUAN.pdf Download (173kB) |
|
|
Text
15. DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (200kB) |
Abstract
Cisplatin merupakan agen kemoterapi yang efektif, namun memiliki efek samping
toksik terhadap berbagai jaringan, termasuk pulmo, melalui peningkatan stres
oksidatif dan respons inflamasi. Upaya untuk meminimalkan kerusakan jaringan
akibat cisplatin dapat dilakukan melalui pemanfaatan senyawa alami yang memiliki
aktivitas antioksidan, salah satunya ekstrak daun meniran (Phyllanthus niruri L.).
Penelitian ini bertujuan menganalisis efek protektif ekstrak daun meniran terhadap
toksisitas cisplatin pada mikroanatomi pulmo tikus putih strain Wistar jantan
(Rattus norvegicus). Penelitian dilakukan secara in vivo menggunakan empat
kelompok perlakuan kontrol (P0), cisplatin 7,5 mg/kg (P1), cisplatin + ekstrak daun
meniran 200 mg/kg (P2), dan cisplatin + ekstrak daun meniran 400 mg/kg (P3).
Variabel yang diamati meliputi berat organ pulmo, histopatologi bronkus,
bronkiolus, dan alveolus, serta skor kerusakan pulmo. Analisis data dilakukan
menggunakan uji ANOVA untuk bobot organ, Kruskal-Wallis, dan Mann-Whitney
untuk skor kerusakan. Hasil menunjukkan bahwa bobot pulmo dan bobot relatif
pulmo antar kelompok perlakuan tidak menunjukkan perbedaan signifikan (p >
0,05), meskipun terdapat perubahan histopatologis yang terlihat secara
mikroskopis. Skor kerusakan jaringan pulmo dengan rerata P0 (1,1), P1 (3,9), P2
(1,9), dan P3 (2,9) menunjukkan perbedaan signifikan antar variasi kelompok
perlakuan yaitu antara P0 dan P1 (0,019), P0 dan P3 (0,020), serta P1 dan P3
(0,020). Temuan ini mengindikasikan bahwa ekstrak daun meniran dosis 200
mg/kgBB mampu memberikan efek protektif terhadap kerusakan mikroanatomi
pulmo tikus putih yang diinduksi cisplatin secara intraperitoneal, sedangkan pada
dosis 400 mg/kgBB berpotensi menimbulkan efek prooksidan yang dapat
memperburuk kerusakan jaringan.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | Sciences and Mathemathic |
| Divisions: | Faculty of Science and Mathematics > Department of Biology |
| Depositing User: | Suhersi Rahmadhani |
| Date Deposited: | 22 Apr 2026 07:20 |
| Last Modified: | 22 Apr 2026 07:20 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/49701 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
