ZULFIKAR, ADAM RAMDHANI and Susetyorini, Peni and Roisah, Kholis (2019) KOMPARASI FAKTOR PENYEBAB PENANGGALAN HAK KEKEBALAN TERHADAP PEJABAT DIPLOMATIK YANG MELANGGAR HUKUM (STUDI KASUS DI KOREA SELATAN DAN DI AMERIKA SERIKAT). _018 HI 2019. Undergraduate thesis, Fakultas Hukum Universitas Diponegoro.
|
Text
ADAM R.Z 018-cover.pdf Restricted to Repository staff only Download (304kB) |
|
|
Text
ADAM R.Z 018-abstrak.pdf Download (67kB) |
|
|
Text
ADAM R.Z 018-bab 1.pdf Restricted to Repository staff only Download (189kB) |
|
|
Text
ADAM R.Z 018-bab 2.pdf Restricted to Repository staff only Download (225kB) |
|
|
Text
ADAM R.Z 018-bab 3.pdf Restricted to Repository staff only Download (112kB) |
|
|
Text
ADAM R.Z 018-bab 4.pdf Restricted to Repository staff only Download (436kB) |
|
|
Text
ADAM R.Z 018-bab 5.pdf Restricted to Repository staff only Download (67kB) |
|
|
Text
ADAM R.Z 018-dapus.pdf Download (121kB) |
Abstract
Menerima atau menolak sebuah permintaan penanggalan hak kekebalan diplomatik perlu diteliti berdasarkan faktor tertentu, penulis menganalisa berdasarkan kasus di Korea Selatan dan kasus di Amerika Serikat. Permasalahan yang diteliti dalam penulisan
hukum ini mengenai bagaimana pengaturan nasional di Selandia Baru, Korea Selatan, Vatikan dan Amerika Serikat terhadap penanggalan hak kekebalan diplomatik dan bagaimana komparasi atas penanggalan hak kekebalan pejabat diplomatik dalam kasus pelanggaran hukum oleh pejabat diplomatik Selandia Baru di Korea Selatan dan kasus pelanggaran hukum oleh pejabat diplomatik
Vatikan di Amerika Serikat.
Metode pendekatan yang dilakukan dalam penulisan hukum ini yaitu yuridis normatif. Spesifikasi penelitian yang digunakan adalah deskriptif analitis, metode pengumpulan data dengan studi kepustakaan, data yang digunakan yaitu data sekunder. Analisis data dilakukan dengan menggunakan metode kualitatif.
Hasil Penelitian menunjukkan Selandia Baru, Korea Selatan, Vatikan dan Amerika Serikat telah membuat pengaturan nasional di negaranya terhadap penanggalan hak kekebalan. Komparasi atas penanggalan hak kekebalan diplomatik yaitu jenis jabatan diplomat Selandia Baru adalah staf diplomatik Kedutaan Selandia Baru dan diplomat Vatikan adalah high-ranking bishop yang ditugaskan menjadi diplomat di Kedutaan Vatikan; Jenis hak kekebalan yang
dimiliki sama namun diplomat Vatikan tidak dapat menggunakan hak kekebalan bagi anggota keluarganya; Tindakan pelanggaran hukum yang dilakukan diplomat Selandia Baru adalah menganiaya dan menghalangi penyelidikan kepolisian dan diplomat Vatikan memiliki konten pornografi anak; Inisiasi permintaan penanggalan hak kekebalan diplomatik untuk kasus di Korea Selatan dimintakan
oleh Selandia Baru selaku Sending State dan kasus di Amerika Serikat dimintakan oleh Amerika Serikat selaku Receiving State; Akibat hukum yang terjadi, Selandia Baru dan Amerika Serikat tidak dapat menerapkan jurisdiksi nasional negaranya, Vatikan dan Korea Selatan dapat menerapkan jurisdiksi nasional negaranya.
Kata kunci : Komparasi, Penanggalan Hak Kekebalan, Pelanggaran Hukum
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Komparasi, Penanggalan Hak Kekebalan, Pelanggaran Hukum |
| Subjects: | Law |
| Divisions: | Faculty of Law > Department of Law |
| Depositing User: | Perpus FH |
| Date Deposited: | 22 Apr 2026 06:56 |
| Last Modified: | 22 Apr 2026 06:56 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/49690 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
