FARADISE, RAKAN GUSTI (2026) KOMPOSISI JENIS DAN KELIMPAHAN IKAN KARANG DI ARTIFICIAL PATCH REEF DAN ARTIFICIAL FISH APARTMENT DI PERAIRAN BATANG JAWA TENGAH (26dik100). Undergraduate thesis, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan.
|
Text
Rakan Gusti Faradise 26dik100.pdf Restricted to Repository staff only Download (2MB) |
Abstract
Ikan karang merupakan organisme penting dalam ekosistem terumbu
karang yang berfungsi sebagai indikator kesehatan ekosistem dan memiliki peran
ekologis serta ekonomis. Keberadaan ikan karang sangat dipengaruhi oleh
kompleksitas habitat terumbu karang yang menyediakan tempat berlindung,
mencari makan, dan berkembang biak. Degradasi terumbu karang akibat aktivitas
antropogenik menyebabkan penurunan populasi ikan karang, sehingga diperlukan
upaya rehabilitasi melalui pemasangan terumbu buatan seperti Artificial Patch Reef
(APR) dan Artificial Fish Apartment (AFA). Penelitian ini bertujuan untuk
mengidentifikasi komposisi jenis, mengetahui kelimpahan, dan menganalisis
struktur komunitas ikan karang yang terdapat di APR dan AFA di Perairan
Kabupaten Batang, Jawa Tengah. Area pengamatan meliputi lokasi APR dan AFA
dengan jarak antara kedua area pengamatan tersebut kurang lebih 30 km. Metode
penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif. Pengamatan dilakukan
stationary visual census, yaitu metode pengamatan ikan karang yang dilakukan
secara langsung di bawah air tanpa menggunakan transek garis. Area pengamatan
berupa garis imajiner membentuk tabung dengan jarak jari-jari 5 meter dan tinggi
10 meter. Data kelimpahan dan struktur komunitas ikan karang dianalisis
menggunakan indeks ekologis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 18
spesies ikan karang yang ditemukan di APR dan 13 spesies ikan karang di AFA
terdiri dari 11 famili yaitu Pomacentridae, Chaetodontidae, Siganidae, Scaridae,
Caesionidae, Serranidae, Lutjanidae, Carangidae, Tetraodontidae, Muraenidae, dan
Zanclidae. Kelimpahan ikan karang di APR berkisar 66,24 ind/m³ sedangkan AFA
33,76 ind/m³, dengan spesies dominan antara lain Dascyllus reticulatus, Caesio
cunning, Chromis viridis, Neopomacentrus cyanomos, dan Siganus guttatus. Nilai
indeks keanekaragaman berada pada kategori sedang (1,98–2,24), keseragaman
rendah hingga tinggi (0,77–0,86), dan dominansi rendah (0,14–0,18), yang
mengindikasikan komunitas yang relatif stabil. Parameter lingkungan yang terukur
masih berada dalam kisaran yang mendukung pertumbuhan ikan karang. APR dan
AFA terbukti efektif sebagai media rehabilitasi ekosistem terumbu karang di
Perairan Kabupaten Batang, Jawa Tengah, dengan APR menunjukkan performa
lebih tinggi (18 spesies, 66,24 ind/m³) dibandingkan AFA (13 spesies, 33,76
ind/m³), namun keduanya berhasil menghadirkan komunitas ikan karang dari 11
famili yang beragam. Struktur komunitas pada kedua lokasi tergolong sehat dan
stabil berdasarkan indeks keanekaragaman sedang, keseragaman tinggi, serta
dominansi rendah. Kondisi Perairan Batang masih mendukung keberadaan ikan
karang dengan struktur komunitas yang cukup seimbang.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Ikan karang, Kelimpahan, Struktur komunitas, Perairan Batang |
| Subjects: | Fisheries And Marine Sciences |
| Divisions: | Faculty of Fisheries and Marine Sciences > Department of Marine Science |
| Depositing User: | pancasila wati |
| Date Deposited: | 22 Apr 2026 04:06 |
| Last Modified: | 22 Apr 2026 04:06 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/49660 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
