Search for collections on Undip Repository

Komparasi Monte Carlo PHITS Dengan Model Standar MirdCalc dan OLINDA dalam Penilaian Parameter Dosimetri Internal Lu-177 pada Sampel Pasien Pria Usia Produktif

Pratiwi, Asa (2026) Komparasi Monte Carlo PHITS Dengan Model Standar MirdCalc dan OLINDA dalam Penilaian Parameter Dosimetri Internal Lu-177 pada Sampel Pasien Pria Usia Produktif. Masters thesis, Fakultas Sains dan Matematika Undip.

[thumbnail of 1. Cover.pdf] Text
1. Cover.pdf

Download (177kB)
[thumbnail of 5. Lembar Pengesahan Tesis.pdf] Text
5. Lembar Pengesahan Tesis.pdf

Download (498kB)
[thumbnail of 7. Daftar Isi.pdf] Text
7. Daftar Isi.pdf

Download (408kB)
[thumbnail of 12. Abstrak.pdf] Text
12. Abstrak.pdf

Download (329kB)
[thumbnail of 13. Bab I.pdf] Text
13. Bab I.pdf

Download (398kB)
[thumbnail of 18. Daftar Pustaka.pdf] Text
18. Daftar Pustaka.pdf

Download (294kB)

Abstract

Dosimetri internal yang akurat sangat penting dalam terapi radionuklida tertarget (TRT)
untuk memastikan efektivitas terapeutik yang optimal sekaligus meminimalkan efek
samping. Meskipun simulasi Monte Carlo (MC) telah menjadi standar emas dalam
pemodelan transportasi radiasi dan dosis serap, Heavy Particle and Ion Transport Code
System (PHITS) yang lebih mudah diakses dan memiliki antarmuka ramah pengguna. Studi
ini bertujuan menyediakan basis data SAF dan S-value Lu-177 berbasis phantom mesh pria
dewasa Mesh-Type Reference Computational Phantoms (MRCP) referensi ICRP report
145 berbasis simulasi MC PHITS 3.35, serta mengimplementasikannya dalam dosimetri
pasien skala klinis. Parameter dosimetri dicari seperti fraksi terserap (AF) dan fraksi
terserap spesifik (SAF) yang dihasilkan dari MC PHITS dengan simulasi mencakup
partikel elektron dan foton monoenergetik dari energi rendah (<100 keV) hingga menengah
(<0.5 MeV). Ketidakpastian statistik komputasi dijaga ≤5% untuk sebagian besar organ.
Dari data tersebut, dicari nilai S-value berdasarkan karakteristik peluruhan radioisotop Lu-
177 dari ICRP 107. Dosimetri internal dilakukan menggunakan sampel pasien dengan nilai
S-value dari pekerjaan ini. Hasil menunjukkan penggunaan mesh phantom memberikan
estimasi parameter dosimetri internal seperti SAF yang lebih representatif secara anatomis.
Secara keseluruhan, SAF elektron jauh lebih sensitif terhadap realisme geometri organ dan
perbedaan massa dibandingkan SAF foton baik untuk organ besar liver dan ginjal maupun
pada organ berdinding tipis dan konfigurasi lintas-organ yang berdekatan. Akibatnya,
penggunaan mesh phantom memberikan estimasi nilai S-value yang lebih representatif
secara anatomis daripada basis data MIRDCalc berbasis voxel phantom dan basis data
OLINDA v1.0 berbasis stylized phantom. Ini didukung dengan dosimetri internal skala
klinis menggunakan sampel pasien yang mendapati tertinggi pada organ ginjal dengan
konfigurasi self irradiation dengan nilai yang sama 1.74 Gy/GBq sebagai nilai dosis serap
rata-rata dan dosis ekuivalen, serta 0.52 Sv sebagai dosis efektif..
Kata kunci : PHITS, dosimetri internal, kedokteran nuklir, fraksi terserap spesifik, MRCP,
voxel fantom

Item Type: Thesis (Masters)
Subjects: Sciences and Mathemathic
Divisions: Faculty of Science and Mathematics > Master Program in Physics
Depositing User: Suhersi Rahmadhani
Date Deposited: 21 Apr 2026 08:00
Last Modified: 21 Apr 2026 08:00
URI: https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/49564

Actions (login required)

View Item View Item