NAYA, TRIANTY PUTRI (2026) ANALISIS SPASIAL DAN TEMPORAL LUAS TUTUPAN LAMUN DI PANTAI KAYU APUNG DAN PANTAI UJUNG PIRING, KABUPATEN JEPARA (26dik79). Undergraduate thesis, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan.
|
Text
Trianty Putri Naya 26dik79.pdf Restricted to Repository staff only Download (3MB) |
Abstract
Ekosistem lamun merupakan salah satu komponen penting di wilayah pesisir
yang rentan terhadap tekanan lingkungan dan aktivitas antropogenik. Penelitian ini
dilakukan untuk menganalisis perubahan spasial dan temporal luasan lamun di Pantai
Kayu Apung dan Pantai Ujung Piring, Kabupaten Jepara, serta mengidentifikasi faktor
lingkungan yang memengaruhi perbedaannya. Analisis dilakukan menggunakan citra
satelit Sentinel-2A tahun 2019, 2022, dan 2025 yang diolah melalui koreksi atmosfer,
algoritma Depth Invariant Index (DII) Lyzenga, dan klasifikasi Maximum Likelihood
untuk menghasilkan peta luasan lamun pada setiap periode pengamatan. Validasi hasil
klasifikasi dilakukan menggunakan data ground truth melalui kegiatan ground
checking untuk memastikan kesesuaian hasil pemetaan dengan kondisi lapangan. Hasil
penelitian menunjukkan bahwa Pantai Kayu Apung memiliki luasan lamun yang relatif
stabil, yaitu 12,69 ha pada tahun 2019, 11,43 ha pada tahun 2022, dan 10,28 ha pada
tahun 2025. Sebaliknya, Pantai Ujung Piring mengalami penurunan luasan lamun yang
lebih signifikan, dari 11,39 ha pada tahun 2019 menjadi 6,97 ha pada tahun 2022 dan
2,55 ha pada tahun 2025, disertai pola fragmentasi yang semakin meningkat. Hasil
validasi klasifikasi menunjukkan tingkat akurasi yang memadai, sehingga metode yang
digunakan mampu merepresentasikan kondisi luasan lamun dengan cukup baik.
Perbedaan luasan lamun antara kedua lokasi berkaitan dengan kondisi lingkungan
perairan yang teramati saat ground checking, di mana Pantai Kayu Apung memiliki
perairan yang relatif lebih tenang, jernih, dan substrat yang stabil, sedangkan Pantai
Ujung Piring dipengaruhi oleh kekeruhan tinggi, arus yang lebih kuat, sedimentasi,
serta aktivitas antropogenik yang lebih intensif. Temuan ini menunjukkan bahwa
tekanan lingkungan berperan penting dalam dinamika perubahan luasan lamun dan
menegaskan perlunya perbaikan kualitas habitat di Pantai Ujung Piring sebelum
dilakukan upaya restorasi lanjutan.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Kabupaten Jepara, Lamun, Luas Tutupan, Penginderaan Jauh, Sentinel 2A |
| Subjects: | Fisheries And Marine Sciences |
| Divisions: | Faculty of Fisheries and Marine Sciences > Department of Marine Science |
| Depositing User: | pancasila wati |
| Date Deposited: | 21 Apr 2026 07:13 |
| Last Modified: | 21 Apr 2026 07:13 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/49548 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
