Search for collections on Undip Repository

ANALISIS PRODUKTIVITAS ALAT TANGKAP JARING RAMPUS (BOTTOM GILL NET) BERDASARKAN KEPUTUSAN MENTERI NOMOR 86 TAHUN 2016 DI KECAMATAN ROWOSARI, KABUPATEN KENDAL (24dpt393)

PUSPARINI, AYU LESTARI (2024) ANALISIS PRODUKTIVITAS ALAT TANGKAP JARING RAMPUS (BOTTOM GILL NET) BERDASARKAN KEPUTUSAN MENTERI NOMOR 86 TAHUN 2016 DI KECAMATAN ROWOSARI, KABUPATEN KENDAL (24dpt393). Undergraduate thesis, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan.

[thumbnail of Ayu Lestari Pusparini 24dpt393 FULL.pdf] Text
Ayu Lestari Pusparini 24dpt393 FULL.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (3MB)

Abstract

Kabupaten Kendal memiliki potensi perikanan yang berlimpah, namun
belum dimanfaatkan dengan maksimal. Jaring rampus (bottom gill net) ialah alat
tangkap yang menggunakan oleh nelayan di Kecamatan Rowosari. Jaring rampus
adalah alat tangkap selektif yang mudah dikontrol dalam penggunaanya dan masih
bersifat tradisional. Target tangkapan jaring rampus adalah ikan demersal seperti
ikan kakap putih. Penelitian ini bertujuan mengetahui komposisi hasil tangkapan
dan nilai produktivitas alat tangkap jaring rampus. Metode penelitian ini
menggunakan metode deskriptif dengan studi kasus mengenai produktivitas alat
tangkap jaring rampus. Metode analisis data didasarkan Keputusan Menteri
Kelautan dan Perikanan Indonesia Nomor 86/KEPMEN-KP/2016 bahwa
produktivitas kapal penangkapan ikan merupakan tingkat kemampuan
memperoleh hasil tangkapan ikan yang ditetapkan dengan mempertimbangkan
ukuran tonnage kapal, kekuatan mesin, jenis alat tangkap, dan jumlah trip
tangkapan pertahun. Komposisi hasil tangkapan antara lain Ikan Kakap Putih
(Lates calcarifer) sebagai hasil tangkapan utamanya sebesar 45,36% dari total
penangkapan dan hasil tangkapan sampingan antara lain Ikan Barakuda
(Sphyraena barracuda), Ikan Kerong-kerong (Terapon jarbua), Ikan Tamban
(Spratelloides gracilis), Ikan Hiu (Carchareus leucas), Ikan Sembilang (Plotus
canius), dan Ikan Tigawaja (Pseudociena amoyensis). Analisis produktivitas
jaring rampus per gross tonnage (GT) diperoleh nilai sebesar 0,14 Ton/GT,
menggunakan mesin kapal berukuran 20 PK memperoleh hasil 0,02 Ton/PK,
dengan panjang jaring 3500 meter memperoleh hasil sebesar 0,00012 Ton/meter
dan jumlah trip 60 hari dengan hasil 0,01 Ton/hari yang artinya masih kurang dari
standar KEPMEN-KP No. 86 Tahun 2016. Rendahnya nilai produktivitas pada
alat tangkap Jaring Rampus perlu menjadi perhatian utama dalam tindakan lebih
dalam pengelolaan perikanan tangkap.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Jaring Rampus, KEPMEN-KP No. 86, Produktivitas, Rowosari.
Subjects: Fisheries And Marine Sciences
Divisions: Faculty of Fisheries and Marine Sciences > Department of Capture Fisheries
Depositing User: pancasila wati
Date Deposited: 21 Apr 2026 02:22
Last Modified: 21 Apr 2026 02:22
URI: https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/49475

Actions (login required)

View Item View Item