Millati, Chilyatul (2026) Sintesis dan Karakterisasi Carbon Quantum Dots dari Belimbing Wuluh (Averrhoa Bilimbi L.) serta Uji Aktivitas sebagai Nanofertilizer. Masters thesis, Fakultas Sains dan Matematika Undip.
|
Text
1. Halaman Judul.pdf Download (187kB) |
|
|
Text
2. Halaman Pengesahan.pdf Download (275kB) |
|
|
Text
4. Daftar isi.pdf Download (285kB) |
|
|
Text
7. Ringkasan.pdf Download (170kB) |
|
|
Text
8. summary.pdf Download (166kB) |
|
|
Text
9. BAB I Pendahuluan.pdf Download (209kB) |
|
|
Text
14. Daftar Pustaka.pdf Download (225kB) |
Abstract
Pertanian berkelanjutan memerlukan teknologi yang ramah lingkungan
untuk meningkatkan hasil tanaman dengan risiko tingkat kerusakan lingkungan
yang rendah. Salah satu pendekatan yang menjanjikan adalah pemanfaatan material
nanoteknologi, salah satunya Carbon Quantum Dots (CQDs), yang memiliki
ukuran nano, sifat fluoresensi tinggi, serta biokompatibilitas yang baik. CQDs
berpotensi digunakan sebagai nanofertilizer karena mampu meningkatkan efisiensi
fotosintesis dari sifat fotoluminesensinya, sehingga pertumbuhan tanaman
meningkat. Penggunaan bahan alam seperti belimbing wuluh (Averrhoa bilimbi L.)
dapat digunakan sebagai prekursor pembentukan CQDs. Oleh karena itu, penelitian
ini bertujuan untuk mensintesis dan mengkarakterisasi CQDs dengan prekursor
belimbing wuluh, serta mengevaluasi potensinya sebagai nanofertilizer. Penelitian
ini bertujuan untuk mensintesis, menentukan karkateristik dan menentukan
aktivitas CQDs sebagai pupuk tambahan kecambah kacang hijau.
Sintesis CQDs menggunakan metode hidrotermal pada suhu 120°C selama
12 jam, Karakterisasi material dilakukan menggunakan spektroskopi UV–vis,
fluoresensi, FTIR, Raman, HRTEM, PSA, dan zeta potensial untuk mengetahui
sifat optik, struktur, morfologi, serta kestabilan partikel. Uji fotostabilitas dilakukan
melalui paparan sinar UV dan penyimpanan jangka waktu tertentu. Aktivitas
sebagai nanofertilizer dievaluasi melalui pengujian pertumbuhan kecambah kacang
hijau (Vigna radiata) dengan parameter panjang akar, panjang batang, dan
kandungan klorofil daun.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa CQDs berhasil disintesis dengan
ukuran partikel berskala nanometer (2-15 nm) dan berfluoresensi pada warna biru.
CQDs memiliki puncak serapan UV pada 244 dan 310 nm, dengan puncak emisi
fluoresensi maksimum pada 450 nm saat dieksitasi pada 360 nm. Nilai quantum
yield (QY) CQDs mencapai 72,15%, menandakan efisiensi emisi yang tinggi.
Analisis FTIR menunjukkan keberadaan gugus –OH, –COOH, C=O, dan C–N yang
mendukung stabilitas serta sifat hidrofilik material. Hasil uji fotostabilitas CQDs
menunjukkan penurunan intensitas fluoresensi sebesar 8,97% setelah paparan sinar
UV selama 90 menit dan sebesar 25,77% setelah penyimpanan selama 30 hari,
menandakan stabilitas yang baik. Nilai QY CQDs sebesar 72,15%. Data DLS CQDs
menunjukkan ukuran partikel rata-rata 5,4 nm (PDI = 0,32) dan potensial zeta +1,13
mV. Aktivitas penambahan CQDs meningkatkan panjang batang, panjang akar dan
kandungan klorofil daun.
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Subjects: | Sciences and Mathemathic |
| Divisions: | Faculty of Science and Mathematics > Master Program in Chemistry |
| Depositing User: | Suhersi Rahmadhani |
| Date Deposited: | 20 Apr 2026 02:25 |
| Last Modified: | 20 Apr 2026 02:25 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/49325 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
