RENASYA, ERVIKA ANDRA and Indarja, Indarja and Hardjanto, Untung Sri (2019) PELAKSANAAN PELESTARIAN SITUS CAGAR BUDAYA CANDI BOROBUDUR MENURUT UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 11 TAHUN 2010 TENTANG CAGAR BUDAYA. _052 HTN 2019. Undergraduate thesis, Fakultas Hukum Universitas Diponegoro.
|
Text
ERVIKA_ANDRA_R 052-cover.pdf Restricted to Repository staff only Download (176kB) |
|
|
Text
ERVIKA_ANDRA_R 052-abstrak.pdf Download (5kB) |
|
|
Text
ERVIKA_ANDRA_R 052-bab 1.pdf Restricted to Repository staff only Download (178kB) |
|
|
Text
ERVIKA_ANDRA_R 052-bab 2.pdf Restricted to Repository staff only Download (162kB) |
|
|
Text
ERVIKA_ANDRA_R 052-bab 3.pdf Restricted to Repository staff only Download (74kB) |
|
|
Text
ERVIKA_ANDRA_R 052-bab 4.pdf Restricted to Repository staff only Download (648kB) |
|
|
Text
ERVIKA_ANDRA_R 052-bab 5.pdf Restricted to Repository staff only Download (12kB) |
|
|
Text
ERVIKA_ANDRA_R 052-dapus.pdf Download (61kB) |
Abstract
Candi Borobudur merupakan salah satu peninggalan kebudayaan yang sangat dibanggakan bangsa Indonesia yang telah ditetapkan sebagai situs cagar budaya nasional serta warisan budaya dunia karena memiliki nilai-nilai penting bagi sejarah, ilmu pengetahuan, pendidikan, agama, dan/atau kebudayaan. Oleh karena itu, situs cagar budaya Candi Borobudur harus dijaga kelestariannya dengan
mengurangi kemungkinan kerusakan baik disebabkan faktor usia candi yang sudah tua, faktor-faktor alam, maupun aktivitas manusia yang merusak. Negara telah mengatur perlindungan cagar budaya guna menjaga kelestariannya melalui Undang-Undang RI No. 11 Tahun 2010 tentang Cagar Budaya beserta peraturan pelaksananya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pelaksanaan
pelestarian situs cagar budaya Candi Borobudur, serta mengetahui hambatan apa saja yang ada dalam pelaksanaan pelestariannya.
Penelitian ini menggunakan metode pendekatan yuridis empiris dengan spesifikasi penelitian deskriptif analitis. Metode pengumpulan data yang dilakukan penulis dengan meneliti data sekunder dan data primer. Data sekunder diperoleh melalui studi kepustakaan dan wawancara sementara data primer diperoleh melalui observasi. Metode yang digunakan dalam menganalisis dan
mengolah data-data yang terkumpul adalah analisis kualitatif.
Hasil penelitian menunjukkan pelaksanaan pelestarian situs cagar budaya Candi Borobudur dilakukan melalui upaya pelindungan, pengembangan dan pemanfaatan. Upaya pelindungan dilakukan dengan mengadakan kegiatan pengamanan, pemeliharaan serta kajian terhadap pemugaran. Upaya pengembangan dan pemanfaatan dilakukan dalam bidang keagamaan, pariwisata,
pendidikan, ilmu pengetahuan dan budaya. Hambatan-hambatan yang dihadapi dalam melaksanakan pelestarian situs cagar budaya Candi Borobudur adalah adanya pengaruh lingkungan, iklim, dan bencana alam serta pemanfaatan situs sebagai obyek wisata dapat merusak fisik candi. Perbedaan kepentingan antar pengelola serta kurangnya koordinasi menyebabkan kegiatan pemanfaatan
bertentangan dengan prinsip pelestarian.
Kata Kunci: Pelestarian, Situs, Cagar Budaya, Candi Borobudur
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Pelestarian, Situs, Cagar Budaya, Candi Borobudur |
| Subjects: | Law |
| Divisions: | Faculty of Law > Department of Law |
| Depositing User: | Perpus FH |
| Date Deposited: | 17 Apr 2026 07:08 |
| Last Modified: | 17 Apr 2026 07:08 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/49291 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
