Auriga, Daniel Auriga and Putranti, Ika Riswanti (2026) RESPON KOREA UTARA BERKAITAN DENGAN TUDUHAN SERANGAN SIBER OLEH KELOMPOK PERETAS LAZARUS GROUP DALAM MEMPERTAHANKAN KEPENTINGAN NASIONAL. Undergraduate thesis, FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK UNIVERSITAS DIPONEGORO.
|
Text
DANIEL AURIGA_14050122140107_COVER.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (671kB) |
|
|
Text
DANIEL AURIGA_14050122140107_BAB 1.pdf - Submitted Version Download (464kB) |
|
|
Text
DANIEL AURIGA_14050122140107_BAB 2.pdf - Submitted Version Download (341kB) |
|
|
Text
DANIEL AURIGA_14050122140107_BAB 3.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (398kB) |
|
|
Text
DANIEL AURIGA_14050122140107_BAB 4.pdf - Submitted Version Download (14kB) |
|
|
Text
DANIEL AURIGA_14050122140107_DAFTAR PUSTAKA.pdf - Submitted Version Download (299kB) |
Abstract
Respon Korea Utara terhadap tuduhan serangan siber oleh kelompok peretas
Lazarus Group merupakan strategi negara untuk mencapai kepentingan nasional di
tengah tekanan sanksi dan isolasi internasional. Tuduhan tersebut memunculkan
label internasional yang menempatkan Korea Utara sebagai state-sponsored
activism, sehingga menimbulkan stigma serta tekanan politik, ekonomi, dan
diplomatik dari negara-negara Barat. Sebagai negara yang terisolasi dan
mendapatkan tekanan serta sanksi internasional akibat pengembangan senjata
nuklir, Korea Utara mengembangkan kapabilitas siber sebagai senjata asimetris
untuk mengejar ketertinggalan militer konvensional sekaligus memperoleh
pendanaan alternatif melalui pencurian aset kripto dan peretasan lembaga keuangan
global. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif eksplanatif dengan
pendekatan studi pustaka. Analisis data menggunakan teori labelling, gramscian,
dan offensive realism. Penelitian ini menunjukkan bahwa Korea Utara merespon
tuduhan tersebut melalui tiga dimensi strategis: penolakan langsung terhadap label
internasional, strategi counter-labelling untuk membalikkan tuduhan kepada negara
Barat, serta manajemen stigma di level domestik. Jadi kekuatan siber melalui
Lazarus Group bukan hanya instrumen ekonomi dan militer, melainkan bagian dari
perjuangan ideologis melawan hegemoni Barat dalam upaya mempertahankan
eksistensi rezim di tengah sistem internasional yang anarkis.
Kata kunci: Korea Utara, Lazarus Group, konter hegemoni
No. 71 Hubungan Internasional 2026
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | Social Science and Political Science |
| Divisions: | Faculty of Social and Political Sciences > Department of International Relations |
| Depositing User: | diana nirwani |
| Date Deposited: | 17 Apr 2026 06:25 |
| Last Modified: | 17 Apr 2026 06:25 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/49285 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
