Angel Butar-Butar, Olivia and Yolanda Debora Sibarani, Carenly (2026) PERENCANAAN INFRASTRUKTUR DAN KELEMBAGAAN BANK SAMPAH DALAM PENGOPTIMALAN PENGELOLAAN SAMPAH DAN EKONOMI SIRKULAR DI KECAMATAN TEMBALANG DAN GUNUNGPATI. Undergraduate thesis, UNIVERSITAS DIPONEGORO.
|
Text
Repository Skripsi.pdf Download (12MB) |
Abstract
ABSTRAK
Timbulan sampah yang dihasilkan Kota Semarang sebanyak 1.189,71 ton per hari. Sebagian besar dari sampah tersebut akan berakhir di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sehingga terjadi penumpukkan volume timbulan sampah di TPA Jatibarang.
Salah satu upaya menekan jumlah sampah yang masuk ke TPA dengan melakukan pengelolaan sampah terlebih dahulu. Pengelolaan sampah tersebut dapat dilakukan di Bank Sampah Unit (BSU) untuk dilakukan pemilahan dan pemanfaatan kembali sampah yang memiliki nilai ekonomis bagi masyarakat. Saat ini, Kota Semarang memiliki 857 bank sampah aktif. Menurut Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor 14 tahun 2021, sebuah bank sampah haru memenuhi 3
persyaratan, yaitu pengelolaan sampah, fasilitas bank sampah, dan tata kelola bank sampah. Oleh karena itu, tujuan dari perencanaan ini adalah menganalisis kondisi persebaran bank sampah di wilayah Kecamatan Tembalang dan Gunungpati,
mengevaluasi kondisi eksisting infrastuktur bank sampah di wilayah Kecamatan Tembalang dan Gunungpati, mengevaluasi sistem kelembagaan bank sampah di wilayah Kecamatan Tembalang dan Gunungpati, mengevaluasi proses pengelolaan
sampah di bank sampah Kecamatan Tembalang dan Gunungpati dalam menunjang ekonomi sirkular, dan merencanakan desain prototype yang ideal dari infrastruktur
dan kelembagaan bank sampah. Metode yang digunakan dalam perencanaan adalah purposive sampling, survey, wawancara, analisis SWOT dan lembar checklist.
Bank sampah aktif yang terdapat di Kecamatan Tembalang ada sebanyak 40 bank sampah dan di Kecamatan Gunungpati ada sebanyak 126 bank sampah. Sistem kelembagaan Bank Sampah di kedua kecamatan berada di bawah naungan RT, RW,
dan Kelurahan dengan struktur organisasi yang terdiri atas ketua, sekretaris, bendahara, seksi penimbangan, seksi pencatatan, dan seksi pemilahan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan kegiatan Bank Sampah belum sepenuhnya sesuai dengan SOP yang ditetapkan dalam peraturan pemerintah. Berdasarkan analisis checklist, di Kecamatan Tembalang terdapat 4 Bank Sampah mendapat kategori sangat baik, 2 Bank Sampah kategori cukup, dan 6 Bank Sampah
kategori sangat kurang. Sementara itu, di Kecamatan Gunungpati terdapat 2 Bank Sampah mendapat kategori sangat baik, 2 Bank Sampah kategori baik, 3 Bank Sampah kategori cukup, 3 Bank Sampah kategori kurang, dan 6 Bank Sampah
kategori sangat kurang. Penelitian ini menunjukkan adanya variasi tingkat kinerja dan kelengkapan fasilitas antar Bank Sampah. Sebagai upaya peningkatan pengelolaan, direncanakan pengembangan kawasan Bank Sampah yang meliputi ruang kantor (5 m × 4 m), ruang pelayanan dan penimbangan (5 m × 5 m), serta gudang penyimpanan (7 m × 5 m), guna mendukung operasional yang lebih efektif
dan sesuai standar.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | Engineering |
| Divisions: | Faculty of Engineering > Department of Environmental Engineering |
| Depositing User: | anik riyanti |
| Date Deposited: | 17 Apr 2026 06:18 |
| Last Modified: | 17 Apr 2026 06:18 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/49282 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
