Sadrina, Naila Ghufrani Pabeleona Nur and Santoso, Budi and Irawati, Irawati (2026) PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP MEREK TERKENAL ASING TIDAK TERDAFTAR SERTA POTENSI KEBINGUNGAN KONSUMEN (STUDI KASUS MEREK 3W CLINIC). _030 DG 2026. Undergraduate thesis, Fakultas Hukum Universitas Diponegoro.
|
Text
Naila Ghufrani Pabeleona Nur Sadrina_COVER.pdf Restricted to Repository staff only Download (525kB) |
|
|
Text
Naila Ghufrani Pabeleona Nur Sadrina_ABSTRAK.pdf Download (153kB) |
|
|
Text
Naila Ghufrani Pabeleona Nur Sadrina_BAB I.pdf Restricted to Repository staff only Download (263kB) |
|
|
Text
Naila Ghufrani Pabeleona Nur Sadrina_BAB II.pdf Restricted to Repository staff only Download (346kB) |
|
|
Text
Naila Ghufrani Pabeleona Nur Sadrina_BAB III.pdf Restricted to Repository staff only Download (369kB) |
|
|
Text
Naila Ghufrani Pabeleona Nur Sadrina_BAB IV.pdf Restricted to Repository staff only Download (190kB) |
|
|
Text
Naila Ghufrani Pabeleona Nur Sadrina_DAFPUS.pdf Download (202kB) |
Abstract
Merek terkenal asing yang belum terdaftar di Indonesia kerap menghadapi tantangan hukum ketika berhadapan dengan merek lokal terdaftar yang memiliki kemiripan, khususnya dalam hal pendaftaran merek lokal tersebut diduga dilakukan dengan itikad tidak baik untuk memanfaatkan reputasi merek asing yang telah dikenal luas. Sistem pendaftaran merek di Indonesia yang menganut prinsip first to file dalam praktiknya turut membuka celah bagi pihak-pihak tertentu untuk mendaftarkan merek asing terkenal atas nama mereka sendiri sebelum pemilik aslinya sempat melakukan pendaftaran di Indonesia.
Penelitian ini menganalisis perlindungan hukum terhadap merek terkenal asing yang tidak terdaftar serta potensi kebingungan konsumen yang ditimbulkan akibat kemiripan merek. Penelitian ini berfokus pada sengketa pembatalan merek antara merek 3W CLINIC dan 3WCLINIC. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan yuridis normatis dengan spesifikasi penelitian deskriptif analitis yang menelaah peraturan perundang-undangan, doktrin hukum, dan putusan pengadilan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlindungan hukum terhadap merek terkenal asing yang belum terdaftar diwujudkan melalui dua bentuk, yaitu perlindungan preventif berupa penolakan pendaftaran merek apabila memiliki persamaan pada pokoknya atau keseluruhannya dengan merek terkenal, dan perlindungan represif melalui gugatan pembatalan merek sebagaimana diatur dalam Undang-Undang nomor 20 Tahun 2016 tentang Merek dan Indikasi Geografis. Kemiripan visual dan fonetik yang sangat tinggi antara kedua merek juga berpotensi menimbulkan kebingungan konsumen yang dapat melanggar hak-hak konsumen sebagaimana diatur dalam Pasal 4 Undang-Undang Perlindungan Konsumen. Dengan demikian, keberadaan mekanisme perlindungan hukum merek di Indonesia tidak hanya menjamin kepastian hak bagi pemilik merek terkenal asing, tetapi juga berperan penting dalam menjaga kepentingan konsumen dari praktik dagang yang menyesatkan.
Kata Kunci: Merek Terkenal Asing, Tidak Terdaftar, Kebingungan Konsumen.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Merek Terkenal Asing, Tidak Terdaftar, Kebingungan Konsumen. |
| Subjects: | Law |
| Divisions: | Faculty of Law > Department of Law |
| Depositing User: | Mr Perpus FH1 |
| Date Deposited: | 14 Apr 2026 01:31 |
| Last Modified: | 14 Apr 2026 01:31 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/49010 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
