Search for collections on Undip Repository

PENERAPAN SANKSI ADAT DALAM PENANGANAN TINDAK PIDANA PENGANIAYAAN (STUDI SOCIO-LEGAL TERHADAP HUKUM PIDANA ADAT MELAYU JAMBI DAN KUHP NASIONAL). _001 PDN 2026

PRANATA, KHAIQAL and Rochaeti, Nur and Astuti, A.M. Endah Sri (2026) PENERAPAN SANKSI ADAT DALAM PENANGANAN TINDAK PIDANA PENGANIAYAAN (STUDI SOCIO-LEGAL TERHADAP HUKUM PIDANA ADAT MELAYU JAMBI DAN KUHP NASIONAL). _001 PDN 2026. Undergraduate thesis, Fakultas Hukum Universitas Diponegoro.

[thumbnail of Khaiqal Pranata-cover.pdf] Text
Khaiqal Pranata-cover.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (528kB)
[thumbnail of Khaiqal Pranata-abstrak.pdf] Text
Khaiqal Pranata-abstrak.pdf

Download (122kB)
[thumbnail of Khaiqal Pranata-bab 1.pdf] Text
Khaiqal Pranata-bab 1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (255kB)
[thumbnail of Khaiqal Pranata-bab 2.pdf] Text
Khaiqal Pranata-bab 2.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (372kB)
[thumbnail of Khaiqal Pranata-bab 3.pdf] Text
Khaiqal Pranata-bab 3.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (854kB)
[thumbnail of Khaiqal Pranata-bab 4.pdf] Text
Khaiqal Pranata-bab 4.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (128kB)
[thumbnail of Khaiqal Pranata-dapus.pdf] Text
Khaiqal Pranata-dapus.pdf

Download (210kB)
[thumbnail of Khaiqal Pranata-lampiran.pdf] Text
Khaiqal Pranata-lampiran.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (4MB)

Abstract

Penganiayaan merupakan salah satu tindak pidana yang paling sering terjadi di Indonesia dan tidak jarang menarik perhatian publik. Penganiayaan dalam KUHP Nasional dirumuskan dengan hanya mencantumkan kualifikasi, tanpa adanya unsur dari tindak pidana tersebut. Ketentuan unsur penganiayaan tersebut dikembalikan kepada nilai sosial budaya masyarakat dan perkembangan ilmu kedokteran. Hal ini tidak terlepas dari fakta sosiologis yang menunjukkan bahwa tindak pidana penganiayaan juga diatur dalam hukum pidana adat, khususnya hukum pidana adat melayu Jambi. Dualisme pengaturan ini menimbulkan persoalan mengenai kedudukan sanksi adat dan sanksi pidana terhadap penganiayaan. Penelitian ini bertujuan untuk menguraikan persoalan dualisme sanksi tersebut dan membedah arah kebijakan kriminal mengenai sanksi adat dalam KUHP Nasional. Metode yang
digunakan adalah socio-legal research dengan metode pengumpulan data berupa wawancara dan studi pustaka. Data tersebut kemudian diolah secara kualitatif dengan berbagai pendekatan, yaitu pendekatan undang-undang (statute approach),
pendekatan konseptual (conceptual approach), pendekatan studi kasus (case approach), pendekatan historis (historical approach), pendekatan analitis (analytical approach), dan pendekatan social-micro/constructivism approach.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan pandangan antara KUHP Nasional dan hukum pidana adat melayu Jambi dalam melihat penganiayaan, khususnya berkaitan dengan cakupan penganiayaan, unsur kesengajaan, dan ukuran akibat penganiayaan. Selain itu, keberadaan sanksi adat juga dapat menjadi salah satu alternatif pemidanaan sebagai sanksi pidana tambahan dari perumusan tunggal pidana penjara terhadap penganiayaan dalam KUHP Nasional. Namun, penerapan sanksi adat terhadap penganiayaan melalui hukum pidana adat melayu Jambi
terdapat problem, baik dari substansi, struktur, dan kultur hukum, ketika ditinjau dari arah kebijakan kriminal mengenai sanksi adat dalam KUHP Nasional saat ini.
Kata Kunci: Sanksi Adat, Tindak Pidana Penganiayaan, Hukum Pidana Adat Melayu Jambi, KUHP Nasional

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Sanksi Adat, Tindak Pidana Penganiayaan, Hukum Pidana Adat Melayu Jambi, KUHP Nasional
Subjects: Law
Divisions: Faculty of Law > Department of Law
Depositing User: Perpus FH
Date Deposited: 08 Apr 2026 06:34
Last Modified: 08 Apr 2026 06:34
URI: https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/48733

Actions (login required)

View Item View Item