RAHMAWATI, KURNIA SELLA and Diamantina, Amalia and Wardhani, Lita Tyesta Addy Listya (2026) PENGAWASAN KEIMIGRASIAN DALAM PENCEGAHAN OVERSTAY BERDASARKAN SURAT EDARAN IMI-417.GR.01.01 TAHUN 2025 TENTANG PENYESUAIAN PELAYANAN IZIN TINGGAL KEIMIGRASIAN. _015 HTN 2026. Undergraduate thesis, Fakultas Hukum Universitas Diponegoro.
|
Text
KURNIA SELLA RAHMAWATI_COVER.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
|
|
Text
KURNIA SELLA RAHMAWATI_ABSTRAK.pdf Download (102kB) |
|
|
Text
KURNIA SELLA RAHMAWATI_BAB I.pdf Restricted to Repository staff only Download (299kB) |
|
|
Text
KURNIA SELLA RAHMAWATI_BAB II.pdf Restricted to Repository staff only Download (269kB) |
|
|
Text
KURNIA SELLA RAHMAWATI_BAB III.pdf Restricted to Repository staff only Download (317kB) |
|
|
Text
KURNIA SELLA RAHMAWATI_BAB IV.pdf Restricted to Repository staff only Download (107kB) |
|
|
Text
KURNIA SELLA RAHMAWATI_DAFPUS.pdf Download (137kB) |
|
|
Text
KURNIA SELLA RAHMAWATI_LAMPIRAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (741kB) |
Abstract
Peningkatan mobilitas warga negara asing (WNA) di Indonesia membawa konsekuensi terhadap meningkatnya potensi pelanggaran izin tinggal, termasuk overstay yang dapat berdampak pada stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat. Kondisi tersebut menuntut optimalisasi peran keimigrasian dalam memastikan keberadaan dan aktivitas WNA berada dalam koridor hukum yang berlaku.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk pengawasan keimigrasian dalam pencegahan overstay serta mengidentifikasi hambatan dan upaya yang ditempuh oleh Kantor Imigrasi Kelas I TPI Semarang dalam melaksanakan fungsi pengawasan tersebut. Metode yang digunakan adalah metode penelitian hukum yuridis normatif dengan pendekatan kualitatif melalui studi dokumen dan wawancara sebagai data pelengkap dengan pejabat bidang izin tinggal, intelijen keimigrasian, serta tempat pemeriksaan imigrasi.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengawasan dilakukan melalui mekanisme administratif dan lapangan, termasuk penerapan kebijakan wajib foto dan wawancara berdasarkan SE IMI-417.GR.01.01 Tahun 2025, pemanfaatan sistem digital seperti APOA dan Barata Sisemar, serta koordinasi melalui TIMPORA. Namun, pengawasan masih menghadapi berbagai kendala, antara lain ketidakakuratan data domisili WNA, rendahnya kepatuhan pelaporan pihak penginapan, keterbatasan SDM, serta sifat deteksi sistem yang masih pasif. Temuan tersebut menunjukkan perlunya penguatan integrasi data, peningkatan kepatuhan pelaporan, serta penyempurnaan instrumen pengawasan agar efektivitas pencegahan overstay dapat tercapai secara optimal.
Kata Kunci: Izin Tinggal, Warga Negara Asing, Overstay, Pengawasan Keimigrasian.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Izin Tinggal, Warga Negara Asing, Overstay, Pengawasan Keimigrasian. |
| Subjects: | Law |
| Divisions: | Faculty of Law > Department of Law |
| Depositing User: | Mr Perpus FH1 |
| Date Deposited: | 08 Apr 2026 04:14 |
| Last Modified: | 08 Apr 2026 04:14 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/48682 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
