SHOLIHAH, RUMAISA HIMMATU and Rakhmad, Wiwid Noor (2026) DAMPAK TERPAAN TAGAR #NOVIRALNOJUSTICE TERHADAP REPUTASI POLRI DENGAN PERSEPSI GENERASI Z PENGGUNA MEDIA SOSIAL X SEBAGAI VARIABEL MEDIASI. Undergraduate thesis, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Diponegoro.
|
Text
Rumaisa Himmatu Sholihah_14040122130119_Cover.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (538kB) |
|
|
Text
Rumaisa Himmatu Sholihah_14040122130119_Bab 1.pdf - Submitted Version Download (520kB) |
|
|
Text
Rumaisa Himmatu Sholihah_14040122130119_Bab 2.pdf - Submitted Version Download (123kB) |
|
|
Text
Rumaisa Himmatu Sholihah_14040122130119_Bab 3.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (795kB) |
|
|
Text
Rumaisa Himmatu Sholihah_14040122130119_Bab 4.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (219kB) |
|
|
Text
Rumaisa Himmatu Sholihah_14040122130119_Bab 5.pdf - Submitted Version Download (122kB) |
|
|
Text
Rumaisa Himmatu Sholihah_14040122130119_Daftar Pustaka.pdf - Submitted Version Download (255kB) |
|
|
Text
Rumaisa Himmatu Sholihah_14040122130119_Lampiran.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (571kB) |
Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh maraknya penggunaan tagar #NoViralNoJustice
sebagai bentuk ekspresi publik dalam menuntut keadilan melalui media sosial.
Tagar tersebut kerap muncul dalam berbagai diskursus ketika terdapat dugaan
ketidakadilan, kejanggalan proses hukum, maupun perbedaan narasi antara
pernyataan resmi aparat dengan temuan pihak lain. Fenomena ini menunjukkan
adanya kesenjangan antara ekspektasi publik terhadap peran Kepolisian Republik
Indonesia dengan persepsi yang berkembang di masyarakat. Dalam konteks ini,
media sosial tidak hanya berfungsi sebagai sarana penyebaran informasi, tetapi juga
sebagai ruang pembentukan persepsi publik yang berpotensi memengaruhi reputasi
institusi. Penelitian ini menggunakan Media Effects Theory untuk menjelaskan
pengaruh terpaan informasi terhadap pembentukan persepsi, serta Reputation
Theory untuk memahami bagaimana persepsi publik terakumulasi menjadi reputasi
institusi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh terpaan tagar
#NoViralNoJustice di media sosial X terhadap reputasi Kepolisian Republik
Indonesia dengan persepsi Generasi Z sebagai variabel mediasi.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden mengalami terpaan tagar
#NoViralNoJustice dengan intensitas yang sangat tinggi. Tingginya terpaan
tersebut diikuti oleh terbentuknya persepsi yang cenderung negatif terhadap
institusi Kepolisian yang kemudian berkontribusi pada penilaian reputasi yang juga
negatif dan relatif konsisten. Namun demikian, hasil uji statistik menunjukkan
bahwa terpaan tagar tidak berpengaruh secara langsung terhadap reputasi institusi.
Pengaruh tersebut baru terlihat signifikan ketika melalui variabel persepsi sebagai
mediator.
Temuan ini menunjukkan bahwa efek media sosial terhadap reputasi tidak terjadi
secara langsung, melainkan melalui proses kognitif berupa pembentukan persepsi
terlebih dahulu. Dengan demikian, persepsi berperan sebagai mekanisme utama
yang menjembatani antara terpaan informasi dan pembentukan reputasi. Penelitian
ini menegaskan pentingnya memahami peran persepsi dalam mengelola reputasi
institusi di era media digital.
Kata kunci: Generasi Z, terpaan informasi, persepsi, reputasi, media sosial
75. Ilmu Komunikasi 2026
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | Social Science and Political Science |
| Divisions: | Faculty of Social and Political Sciences > Department of Communication |
| Depositing User: | diana nirwani |
| Date Deposited: | 06 Apr 2026 06:55 |
| Last Modified: | 06 Apr 2026 06:55 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/48592 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
