Purnamasari, Adi Yoga and Suwitri, Sri (2026) IMPLEMENTASI PROGRAM JAMINAN SOSIAL KETENAGAKERJAAN BAGI PEKERJA SEKTOR INFORMAL DI KOTA YOGYAKARTA. Undergraduate thesis, FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK UNIVERSITAS DIPONEGORO.
|
Text
YOGA ADI PURNAMASARI_14020122130102_COVER.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (626kB) |
|
|
Text
YOGA ADI PURNAMASARI_14020122130102_BAB 1.pdf - Submitted Version Download (876kB) |
|
|
Text
YOGA ADI PURNAMASARI_14020122130102_BAB 2.pdf - Submitted Version Download (212kB) |
|
|
Text
YOGA ADI PURNAMASARI_14020122130102_BAB 3.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (638kB) |
|
|
Text
YOGA ADI PURNAMASARI_14020122130102_BAB 4.pdf - Submitted Version Download (148kB) |
|
|
Text
YOGA ADI PURNAMASARI_14020122130102_DAFTAR PUSTAKA.pdf - Submitted Version Download (191kB) |
|
|
Text
YOGA ADI PURNAMASARI_14020122130102_LAMPIRAN.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (536kB) |
Abstract
ABSTRAK
Penelitian ini membahas implementasi Program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan bagi pekerja
sektor informal di Kota Yogyakarta serta faktor-faktor penghambatnya. Latar belakang
penelitian bertumpu pada kondisi pekerja sektor informal yang bekerja tanpa kepastian kerja
dan masih minim akses terhadap perlindungan sosial ketenagakerjaan. Tujuan penelitian
adalah menggambarkan pelaksanaan program (khususnya JKK, JKM, dan JHT) dan menilai
dinamika implementasi melalui pendekatan Merilee S. Grindle (content of policy dan context
of implementation), serta mengidentifikasi hambatan menggunakan tema komunikasi, sumber
daya, disposisi, dan struktur birokrasi. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif
dengan pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi; analisis dilakukan
melalui penarikan serta verifikasi kesimpulan dengan membandingkan antar-sumber. Hasil
penelitian menunjukkan implementasi program telah berjalan dan beradaptasi dengan karakter
pekerja informal yang tidak homogen melalui pemanfaatan layanan digital, kegiatan jemput
bola, serta kemitraan dengan komunitas/pihak yang dekat dengan pekerja sehingga akses
pendaftaran relatif lebih mudah ketika proses berjalan normal. Namun, keberlanjutan
kepesertaan menjadi aspek paling rentan karena dipengaruhi stabilitas pendapatan, pengalaman
layanan, dan tingkat kepercayaan peserta terhadap akses manfaat saat dibutuhkan. Hambatan
paling menonjol berada pada komunikasi dan pemahaman peserta informasi tersedia di banyak
saluran, tetapi belum merata dan kerap terlalu teknis/tidak konsisten. Hambatan lain saling
terkait: keterbatasan waktu dan kemampuan ekonomi peserta, kendala teknis layanan digital,
variasi kualitas respons dan penjelasan petugas, serta prosedur layanan lanjutan yang dinilai
kurang fleksibel (misalnya koreksi data, aktivasi ulang, hingga klaim) karena membutuhkan
tahapan/koordinasi tertentu.
Kata Kunci: BPJS Ketenagakerjaan, pekerja sektor informal, implementasi program, faktor
penghambat, Kota Yogyakarta.
No.156 Administrasi Publik 2026
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | Social Science and Political Science |
| Divisions: | Faculty of Social and Political Sciences > Department of Public Administration |
| Depositing User: | diana nirwani |
| Date Deposited: | 02 Apr 2026 08:07 |
| Last Modified: | 02 Apr 2026 08:07 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/48504 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
