Viyonita, Andini and Dwimawanti, Ida Hayu (2026) ANALISIS RESILIENSI USAHA MIKRO KECIL DAN MENENGAH (UMKM) DI KOTA SEMARANG. Undergraduate thesis, FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK UNIVERSITAS DIPONEGORO.
|
Text
Andini Viyonita_14020122140221_COVER.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (3MB) |
|
|
Text
Andini Viyonita_14020122140221_BAB 1.pdf - Submitted Version Download (398kB) |
|
|
Text
Andini Viyonita_14020122140221_BAB 2.pdf - Submitted Version Download (904kB) |
|
|
Text
Andini Viyonita_14020122140221_BAB 3.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (7MB) |
|
|
Text
Andini Viyonita_14020122140221_BAB 4.pdf - Submitted Version Download (101kB) |
|
|
Text
Andini Viyonita_14020122140221_DAFTAR PUSTAKA.pdf - Submitted Version Download (141kB) |
|
|
Text
Andini Viyonita_14020122140221_LAMPIRAN.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (994kB) |
Abstract
viii
ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan menganalisis resiliensi UMKM di Kota Semarang dalam
menghadapi tantangan sejak masa pandemi COVID-19 hingga kondisi terkini, serta
mengidentifikasi faktor-faktor yang mendukungnya. Penelitian ini menggunakan
metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Data diperoleh melalui
wawancara dan dokumentasi terhadap enam pelaku UMKM dari sektor kerajinan,
makanan, kecantikan dan fashion, serta pengolahan makanan, serta satu informan dari
Dinas Koperasi dan UKM Kota Semarang. Analisis data dilakukan menggunakan
model Miles dan Huberman melalui reduksi data, penyajian data, serta penarikan
kesimpulan dan verifikasi dengan bantuan ATLAS.ti. Hasil penelitian menunjukkan
bahwa resiliensi UMKM di Kota Semarang cenderung baik, tetapi belum merata pada
seluruh dimensi. Pelaku usaha umumnya mampu merespons perubahan melalui
penyesuaian layanan dan pemasaran, melakukan monitoring terhadap kebutuhan pasar,
memahami risiko usaha, serta membangun kapasitas adaptif. Namun, manajemen
kerentanan masih menjadi dimensi yang relatif lebih lemah, terutama dalam kestabilan
bahan baku, stok, modal, dan kesiapan cadangan usaha. Faktor-faktor yang mendukung
resiliensi meliputi pengelolaan informasi, jaringan dan kolaborasi stakeholder,
persiapan dan perencanaan, jalur alternatif dan redundansi, serta pengelolaan
kerentanan. Oleh karena itu, penguatan resiliensi perlu diarahkan pada penguatan
manajemen kerentanan, perluasan akses informasi, serta komunikasi dan pendataan
program pemerintah yang lebih merata dan tepat sasaran.
Kata kunci: resiliensi UMKM, pandemi COVID-19, faktor pendukung, Kota
Semarang, Administrasi Publik
No.154 Administrasi Publik 2026
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | Social Science and Political Science |
| Divisions: | Faculty of Social and Political Sciences > Department of Public Administration |
| Depositing User: | diana nirwani |
| Date Deposited: | 02 Apr 2026 07:49 |
| Last Modified: | 02 Apr 2026 07:49 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/48497 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
