Rozan, Muhammad Is’ad and Fajarrani Syafa’ati, Kurnia (2026) PERENCANAAN STRATEGI REDUKSI POLUTAN PM2.5 DAN PM10 SEKTOR TRANSPORTASI BERBASIS LOW-COST SENSOR DENGAN PERMODELAN KUALITAS UDARA DI KOTA SEMARANG. Undergraduate thesis, UNIVERSITAS DIPONEGORO.
|
Text
PDF Repository.pdf Download (1MB) |
Abstract
Abstrak
Kualitas udara perkotaan menjadi isu lingkungan yang semakin penting akibat meningkatnya emisi polutan partikulat PM2.5 dan PM10 yang berdampak serius terhadap kesehatan manusia. Sektor transportasi merupakan kontributor utama polutan partikulat di kota-kota besar, termasuk Kota Semarang, seiring dengan pertumbuhan jumlah kendaraan bermotor, kemacetan lalu lintas, serta keterbatasan sistem pemantauan kualitas udara yang representatif. Kondisi tersebut menyebabkan tingginya konsentrasi PM2.5 dan PM10 yang berpotensi menurunkan kualitas udara ambien dan kesehatan masyarakat. Perencanaan ini bertujuan untuk menyusun strategi reduksi polutan PM2.5 dan PM10 sektor transportasi di Kota Semarang berbasis pemanfaatan low-cost sensor dan permodelan kualitas udara. Tujuan khusus meliputi inventarisasi beban emisi PM2.5 dan PM10, analisis serta validasi pola dispersi menggunakan software AERMOD, analisis daya tampung lingkungan dengan metode box model, serta perumusan strategi reduksi polutan. Pemantauan PM2.5 dan PM10 mengacu pada SNI 19-7119.6-2005. Hasil inventarisasi menunjukkan bahwa beban emisi PM2.5 dan PM10 sektor transportasi di Kota Semarang mengalami peningkatan rata-rata sebesar 3,77% per tahun pada periode 2025–2035. Validasi model menunjukkan nilai RMSPE yang umumnya berada pada kategori akurat, meskipun terdapat beberapa ruas jalan dengan tingkat ketidakakuratan tertentu. Analisis daya tampung lingkungan menunjukkan bahwa sebagian besar wilayah masih berada dalam kapasitas asimilasi, namun beberapa wilayah seperti Semarang Barat, Tugu, dan Ngaliyan mengalami kelebihan beban PM2.5. Oleh karena itu, strategi reduksi menggunakan green wall dengan kombinasi tanaman Schefflera arboricola dan Nephrolepis exaltata direncanakan dan terbukti mampu menurunkan beban PM2.5 dan PM10 sebesar 8,3% per tahun serta meningkatkan daya tampung lingkungan.
Kata kunci: transportasi, PM2.5 dan PM10, low-cost sensor, reduksi.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | Engineering |
| Divisions: | Faculty of Engineering > Department of Environmental Engineering |
| Depositing User: | anik riyanti |
| Date Deposited: | 02 Apr 2026 03:19 |
| Last Modified: | 02 Apr 2026 03:19 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/48415 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
