ADHYAKSA, AULIA PUTRI and Cahyaningtyas, Irma and Putrijanti, Aju (2026) TINJAUAN YURIDIS TENTANG ALAT BUKTI SURAT PADA LABORATORIUM FORENSIK DALAM PERKARA NARKOTIKA (Studi Putusan Nomor 640/Pid.Sus/2021/PNSMG). _022 Acara 2026. Undergraduate thesis, Fakultas Hukum Universitas Diponegoro.
|
Text
Aulia Putri Adhyaksa-cover.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
|
|
Text
Aulia Putri Adhyaksa-abstrak.pdf Download (82kB) |
|
|
Text
Aulia Putri Adhyaksa-bab 1.pdf Restricted to Repository staff only Download (216kB) |
|
|
Text
Aulia Putri Adhyaksa-bab 2.pdf Restricted to Repository staff only Download (308kB) |
|
|
Text
Aulia Putri Adhyaksa-bab 3.pdf Restricted to Repository staff only Download (402kB) |
|
|
Text
Aulia Putri Adhyaksa-bab 4.pdf Restricted to Repository staff only Download (86kB) |
|
|
Text
Aulia Putri Adhyaksa-dapus.pdf Download (119kB) |
Abstract
Proses pembuktian merupakan bagian yang sangat fundamental dalam proses pemeriksaan perkara pidana karena melalui pembuktian hakim dapat menilai benar atau tidaknya suatu perbuatan yang didakwakan kepada terdakwa. Alat bukti surat merupakan alat bukti yang bersifat tertulis dan memiliki karakteristik yang berbeda dibandingkan alat bukti lainnya. Surat
pada umumnya bersifat objektif karena dituangkan secara tertulis dan dapat diperiksa kembali apabila diperlukan. Karakteristik tersebut memberikan keunggulan tersendiri bagi alat bukti surat dalam pembuktian perkara pidana. Surat juga memiliki daya tahan yang lebih kuat dibandingkan keterangan lisan karena tidak mudah berubah. Rumusan masalah yang dibahas dalam penelitian ini yaitu mengenai kekuatan pembuktian alat bukti surat laboratorium forensik dalam Putusan Nomor 640/Pid.Sus/2021/PNSMG dan
dasar pertimbangan Hakim tentang alat bukti surat laboratorium forensik pada Putusan Nomor 640/Pid.Sus/2021/PNSMG.
Metode penelitian yang digunakan pada skripsi ini adalah menggunakan metode pendekatan dengan spesifikasi penelitian. Sumber dan Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini merupakan data sekunder yang bersumber pada studi kepustakaan dengan menggunakan metode analisis data kualitatif.
Hasil simpulan yang telah didapat dari penelitian ini menunjukkan bahwa kekuatan pembuktian alat bukti surat Laboratorium Forensik dalam Putusan Nomor 640/Pid.Sus/2021/PNSMG merupakan alat bukti yang sah sebagaimana diatur dalam Pasal 184 ayat (1) huruf c dan Pasal 187 KUHAP. Alat bukti surat tersebut memiliki kekuatan pembuktian yang penting untuk membuktikan unsur objektif tindak pidana narkotika, khususnya mengenai jenis dan kandungan narkotika yang diperiksa secara ilmiah. Namun demikian, alat bukti surat Laboratorium Forensik tidak memiliki kekuatan pembuktian yang berdiri sendiri atau bersifat menentukan, melainkan harus
dinilai bersama dengan alat bukti lain sesuai dengan sistem pembuktian negatif menurut undang-undang yang mensyaratkan sekurang-kurangnya dua alat bukti yang sah serta keyakinan hakim.
Pada penelitian ini, dasar pertimbangan hakim terhadap alat bukti surat Laboratorium Forensik dalam Putusan Nomor 640/Pid.Sus/2021/PNSMG didasarkan pada penilaian terhadap keabsahan formil dan materiil, keaslian, serta relevansinya dengan fakta-fakta yang terungkap di persidangan. Pertimbangan tersebut menunjukkan bahwa hakim telah menerapkan prinsip kehati-hatian dan objektivitas dalam menilai alat bukti surat guna mencapai
kebenaran materiil, kepastian hukum, dan keadilan dalam perkara narkotika.
Kata Kunci: Pembuktian, Alat Bukti, Surat, Tindak Pidana Narkotika.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Pembuktian, Alat Bukti, Surat, Tindak Pidana Narkotika |
| Subjects: | Law |
| Divisions: | Faculty of Law > Department of Law |
| Depositing User: | Perpus FH |
| Date Deposited: | 01 Apr 2026 07:23 |
| Last Modified: | 01 Apr 2026 07:23 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/48313 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
