Marwa, Vathya Shaum and Subhan, Muhammad (2026) ANALISIS PENGARUH FATWA TERHADAP GERAKAN FEMINISME TRANSNASIONAL DI ARAB SAUDI DAN MESIR. Undergraduate thesis, FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK UNIVERSITAS DIPONEGORO.
|
Text
Vathya Shaum Marwa_14050122130073 _Cover.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
|
|
Text
Vathya Shaum Marwa_14050122130073 _BAB I.pdf - Submitted Version Download (239kB) |
|
|
Text
Vathya Shaum Marwa_14050122130073 _BAB II.pdf - Submitted Version Download (469kB) |
|
|
Text
Vathya Shaum Marwa_14050122130073 _BAB III.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (976kB) |
|
|
Text
Vathya Shaum Marwa_14050122130073 _BAB IV.pdf - Submitted Version Download (13kB) |
|
|
Text
Vathya Shaum Marwa_14050122130073 _Daftar Pustaka.pdf - Submitted Version Download (149kB) |
Abstract
Fatwa yang dikeluarkan otoritas keagamaan di Arab Saudi dan Mesir tidak sekadar
berfungsi sebagai pendapat hukum agama, melainkan sebagai instrumen hegemoni
kultural yang menaturalisasi subordinasi perempuan sekaligus secara paradoksal
memicu mobilisasi gerakan feminisme transnasional. Menggunakan kerangka
hegemoni kultural Gramsci dan konsep jaringan feminisme transnasional, studi ini
menganalisis bagaimana fatwa bekerja sebagai mekanisme dominasi ideologis dan
bagaimana gerakan perempuan membangun counter-hegemony melalui
reinterpretasi keagamaan, mobilisasi digital, dan solidaritas lintas batas (2015–
2025). Melalui studi kasus komparatif kualitatif terhadap tiga fatwa dan tiga
gerakan counter-hegemony di kedua negara, ditemukan bahwa represi yang dipicu
fatwa justru memperkuat jaringan transnasional melalui efek bumerang. Gerakan
#Women2Drive dan #IAmMyOwnGuardian berhasil mendorong perubahan
kebijakan konkret di Arab Saudi, sementara koalisi feminis Mesir berhasil
mencegah kemunduran legislatif namun belum menembus kuasanveto Al-Azhar.
Interaksi ini merupakan war of position yang menghasilkan kemenangan
inkremental nyata, namun belum mencapai transformasi struktural atas otoritas
penafsiran keagamaan.
Kata Kunci: fatwa, hegemoni kultural, gerakan feminisme transnasional, Arab
Saudi, Mesir, war of position
58 Hubungan Internasional 2026
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | Social Science and Political Science |
| Divisions: | Faculty of Social and Political Sciences > Department of International Relations |
| Depositing User: | diana nirwani |
| Date Deposited: | 01 Apr 2026 06:04 |
| Last Modified: | 01 Apr 2026 06:04 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/48284 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
