Anditasari, Hanifah Nada and Setiyaningsih, Dewi (2026) STRATEGI INTERNATIONAL NON-GOVERNMENTAL ORGANIZATION DALAM UPAYA DERADIKALISASI KELOMPOK EKSTREMIS DI INDONESIA: STUDI KASUS PADA ACCEPT INTERNATIONAL. Undergraduate thesis, UNIVERSITAS DIPONEGORO FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK.
|
Text
Hanifah Nada_COVER.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (963kB) |
|
|
Text
Hanifah Nada_BAB 1.pdf - Submitted Version Download (170kB) |
|
|
Text
Hanifah Nada_BAB II.pdf - Submitted Version Download (121kB) |
|
|
Text
Hanifah Nada_BAB III.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (323kB) |
|
|
Text
Hanifah Nada_BAB IV.pdf - Submitted Version Download (21kB) |
|
|
Text
Hanifah Nada_DAFPUS.pdf - Submitted Version Download (162kB) |
|
|
Text
Hanifah Nada_LAMPIRAN.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (405kB) |
Abstract
Terorisme masih menjadi ancaman keamanan di Indonesia, dengan 751
peristiwa pengeboman sepanjang 1977–2018 serta dampak signifikan terhadap
korban jiwa dan kerugian ekonomi, termasuk Bom Bali 2002 yang menewaskan
202 orang dan menyebabkan kerugian sebesar Rp1,5 triliun. Penelitian ini bertujuan
untuk menganalisis strategi International Non-Governmental Organization
(INGO), khususnya Accept International, dalam upaya deradikalisasi kelompok
ekstremis di Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan
teknik pengumpulan data berupa wawancara, studi dokumen, serta triangulasi data.
Analisis dilakukan dengan menggunakan kerangka cosmopolitanism dan multilevel governance (MLG). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Accept
International beroperasi sebagai aktor Type II dalam kerangka MLG yang berperan
dalam mengisi celah operasional negara melalui pendekatan rehabilitasi
psikososial, disengagement, serta reintegrasi sosial berbasis komunitas. Strategi ini
tidak menggantikan peran negara, melainkan melengkapi keterbatasan pendekatan
keamanan dengan membangun kepercayaan, empati, dan relasi sosial pada tingkat
individu. Temuan penelitian juga menunjukkan bahwa efektivitas program
deradikalisasi dipengaruhi oleh koordinasi lintas aktor yang bersifat kolaboratif,
namun tetap berada dalam kerangka kontrol negara. Dengan demikian, penelitian
ini menegaskan bahwa keberhasilan deradikalisasi tidak hanya bergantung pada
kebijakan negara, tetapi juga pada integrasi aktor lintas level dalam kerangka MLG
yang adaptif terhadap konteks sosial.
Kata Kunci: Deradikalisasi, Accept International, Multilevel Governance.
23 Hubungan Internasional 2026
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | Social Science and Political Science |
| Divisions: | Faculty of Social and Political Sciences > Department of International Relations |
| Depositing User: | diana nirwani |
| Date Deposited: | 02 Apr 2026 08:18 |
| Last Modified: | 02 Apr 2026 08:18 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/48260 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
