Search for collections on Undip Repository

EFEKTIVITAS TIKTOK SEBAGAI INSTRUMEN DIPLOMASI BUDAYA DIGITAL: STUDI KOMPARATIF MEKSIKO DAN INDONESIA TAHUN 2021-2025

Rayhan, Reza Adhe and Setyaningsih, Dewi (2026) EFEKTIVITAS TIKTOK SEBAGAI INSTRUMEN DIPLOMASI BUDAYA DIGITAL: STUDI KOMPARATIF MEKSIKO DAN INDONESIA TAHUN 2021-2025. Undergraduate thesis, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Diponegoro.

[thumbnail of Reza Adhe Rayhan - 14050122130061_Cover.pdf] Text
Reza Adhe Rayhan - 14050122130061_Cover.pdf - Submitted Version
Restricted to Repository staff only

Download (603kB)
[thumbnail of Reza Adhe Rayhan - 14050122130061_BAB 1.pdf] Text
Reza Adhe Rayhan - 14050122130061_BAB 1.pdf - Submitted Version

Download (179kB)
[thumbnail of Reza Adhe Rayhan - 14050122130061_BAB 2.pdf] Text
Reza Adhe Rayhan - 14050122130061_BAB 2.pdf - Submitted Version

Download (633kB)
[thumbnail of Reza Adhe Rayhan - 14050122130061_BAB 3.pdf] Text
Reza Adhe Rayhan - 14050122130061_BAB 3.pdf - Submitted Version
Restricted to Repository staff only

Download (261kB)
[thumbnail of Reza Adhe Rayhan - 14050122130061_BAB 4.pdf] Text
Reza Adhe Rayhan - 14050122130061_BAB 4.pdf - Submitted Version

Download (19kB)
[thumbnail of Reza Adhe Rayhan - 14050122130061_Daftar Pustaka.pdf] Text
Reza Adhe Rayhan - 14050122130061_Daftar Pustaka.pdf - Submitted Version

Download (142kB)

Abstract

Penelitian ini menganalisis efektivitas TikTok sebagai instrumen diplomasi budaya
digital melalui studi komparatif antara Meksiko dan Indonesia pada periode 2021
sampai 2025. Penelitian berangkat dari pemanfaatan media sosial sebagai ruang
komunikasi budaya yang partisipatif dan lintas batas, di mana aktor negara dan nonnegara berperan dalam menyebarkan representasi budaya kepada audiens global.
Pendekatan mixed methods digunakan dengan menggabungkan analisis kuantitatif
dan kualitatif terhadap seratus video TikTok bertema budaya dari kedua negara
beserta interaksi audiensnya.
Efektivitas diukur melalui tiga indikator, yaitu keterlibatan audiens,
jangkauan lintas negara, dan sentimen publik terhadap konten budaya. Hasil
penelitian menunjukkan bahwa Meksiko lebih efektif dibandingkan Indonesia,
tercermin dari engagement yang lebih tinggi, distribusi internasional yang lebih
luas, serta respons publik yang lebih positif.
Temuan ini menegaskan bahwa efektivitas diplomasi budaya digital
ditentukan oleh cara budaya dikemas dan disampaikan secara adaptif terhadap
karakter media digital. Oleh karena itu, diperlukan penguatan strategi penyajian
konten dan kolaborasi antara aktor negara dan non-negara agar diplomasi budaya
mampu menjangkau audiens global secara lebih optimal.
Kata Kunci: TikTok, diplomasi budaya digital, identitas budaya, Indonesia,
Meksiko
50 Hubungan Internasional 2026

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: Social Science and Political Science
Divisions: Faculty of Social and Political Sciences > Department of International Relations
Depositing User: diana nirwani
Date Deposited: 01 Apr 2026 02:30
Last Modified: 01 Apr 2026 02:30
URI: https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/48188

Actions (login required)

View Item View Item