Aziza, Shafa Elmira and Santoso, R. Slamet (2026) DINAMIKA KOLABORASI DALAM PENGEMBANGAN PARIWISATA KOTA KREATIF GASTRONOMI DI KOTA SALATIGA. Undergraduate thesis, FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK UNIVERSITAS DIPONEGORO.
|
Text
Shafa Elmira Aziza_14020122120012_COVER.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (568kB) |
|
|
Text
Shafa Elmira Aziza_14020122120012_BAB 1.pdf - Submitted Version Download (1MB) |
|
|
Text
Shafa Elmira Aziza_14020122120012_BAB 2.pdf - Submitted Version Download (389kB) |
|
|
Text
Shafa Elmira Aziza_14020122120012_BAB 3.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
|
|
Text
Shafa Elmira Aziza_14020122120012_BAB 4.pdf - Submitted Version Download (258kB) |
|
|
Text
Shafa Elmira Aziza_14020122120012_DAFTAR PUSTAKA.pdf - Submitted Version Download (259kB) |
|
|
Text
Shafa Elmira Aziza_14020122120012_LAMPIRAN.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (808kB) |
Abstract
Kota Salatiga memiliki potensi yang kuat dalam bidang pariwisata kuliner, yang
tercermin dari pencalonannya dalam Jaringan Kota Kreatif UNESCO pada kategori
Kota Kreatif di Bidang Gastronomi. Pengembangan potensi ini dipandu oleh
RIPPARDA 2021–2026 dan melibatkan kolaborasi multipihak antara pemerintah,
akademisi, masyarakat, media, lembaga keuangan, dan pelaku usaha. Namun,
dinamika kolaborasi masih belum optimal, sehingga menghambat pencapaian tujuan
ini. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dinamika kolaborasi serta
mengidentifikasi faktor pendorong dan penghambat dalam pengembangan pariwisata
kuliner. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, data
dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Penelitian
ini menggunakan teori Collaborative Governance oleh Kirk Emerson, Tina Nabatchi,
dan Stephen Balogh (2012), yang berfokus pada keterlibatan berprinsip, motivasi
bersama, dan kapasitas untuk bertindak bersama. Temuan penelitian menunjukkan
bahwa kolaborasi dibatasi oleh komunikasi yang lemah, pendekatan top-down, serta
kepercayaan dan komitmen yang terbatas. Hambatan utama meliputi ketidaksetaraan
sumber daya, struktur kelembagaan yang hierarkis, dan perubahan politik, sementara
fleksibilitas budaya berperan sebagai faktor pendukung. Penelitian ini
merekomendasikan penguatan komunikasi inklusif, komitmen bersama, alokasi
sumber daya, sistem akuntabilitas, dan mekanisme koordinasi untuk meningkatkan
kolaborasi yang berkelanjutan.
Kata kunci: Pariwisata, Kolaborasi, Gastronomi, Aktor
131 Administrasi Publik 2026
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | Social Science and Political Science |
| Divisions: | Faculty of Social and Political Sciences > Department of Public Administration |
| Depositing User: | diana nirwani |
| Date Deposited: | 01 Apr 2026 02:29 |
| Last Modified: | 01 Apr 2026 02:29 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/48187 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
