Search for collections on Undip Repository

KONTINUITAS PRINSIP NON-INTERVENSI ASEAN DALAM KRISIS ROHINGYA PASCA KUDETA MILITER MYANMAR 2021

Putri, Adinda Maharani Arefan and Hudaya, Maula and Pratomo, Muhammad Faiq Adi (2026) KONTINUITAS PRINSIP NON-INTERVENSI ASEAN DALAM KRISIS ROHINGYA PASCA KUDETA MILITER MYANMAR 2021. Undergraduate thesis, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Diponegoro.

[thumbnail of Adinda Maharani Arefan Putri_14050122140135_COVER.pdf] Text
Adinda Maharani Arefan Putri_14050122140135_COVER.pdf - Submitted Version
Restricted to Repository staff only

Download (591kB)
[thumbnail of Adinda Maharani Arefan Putri_14050122140135_BAB 1.pdf] Text
Adinda Maharani Arefan Putri_14050122140135_BAB 1.pdf - Submitted Version

Download (314kB)
[thumbnail of Adinda Maharani Arefan Putri_14050122140135_BAB 2.pdf] Text
Adinda Maharani Arefan Putri_14050122140135_BAB 2.pdf - Submitted Version

Download (179kB)
[thumbnail of Adinda Maharani Arefan Putri_14050122140135_BAB 3.pdf] Text
Adinda Maharani Arefan Putri_14050122140135_BAB 3.pdf - Submitted Version
Restricted to Repository staff only

Download (405kB)
[thumbnail of Adinda Maharani Arefan Putri_14050122140135_BAB 4.pdf] Text
Adinda Maharani Arefan Putri_14050122140135_BAB 4.pdf - Submitted Version

Download (89kB)
[thumbnail of Adinda Maharani Arefan Putri_14050122140135_DAFTAR PUSTAKA.pdf] Text
Adinda Maharani Arefan Putri_14050122140135_DAFTAR PUSTAKA.pdf - Submitted Version

Download (133kB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan mengapa ASEAN tetap
mempertahankan prinsip non-intervensi dalam merespons krisis Rohingya pasca
kudeta militer di Myanmar tahun 2021. Penelitian berangkat dari adanya dilema
antara tuntutan perlindungan kemanusiaan dan komitmen ASEAN terhadap norma
kedaulatan yang sejak awal menjadi dasar kerja sama regional. Fokus penelitian
diarahkan pada perkembangan historis prinsip non-intervensi, konstruksi wacana
dalam dokumen resmi ASEAN, serta bagaimana norma tersebut dilegitimasi
dalam respons organisasi terhadap krisis kemanusiaan.
Penelitian ini menggunakan metode kualitatif melalui studi kepustakaan
dengan teknik analisis wacana terhadap dokumen resmi ASEAN periode
2021–2025. Analisis dilakukan dengan menggunakan perspektif English School,
khususnya aliran pluralisme, untuk memahami bagaimana norma kedaulatan,
stabilitas kawasan, dan mekanisme konsensus membentuk pola respons ASEAN.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa prinsip non-intervensi tetap
dipertahankan karena telah terinstitusionalisasi secara historis sebagai fondasi
kerja sama regional dan terus direproduksi sebagai kerangka dalam praktik
diplomasi ASEAN. Respons organisasi dibingkai dalam narasi kemanusiaan,
stabilitas, dan dialog konstruktif, sehingga memungkinkan keterlibatan tanpa
melanggar kedaulatan Myanmar. Dalam perspektif pluralisme dari English
School, kecenderungan memprioritaskan keteraturan kawasan dibandingkan
keadilan, serta pengalaman historis terhadap intervensi eksternal, memperkuat
keberlanjutan prinsip non-intervensi sebagai mekanisme utama menjaga stabilitas
regional.
Kata kunci : ASEAN, Non-Intervensi, Krisis Rohingya, Pluralisme
44 Hubungan Internasional 2026

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: Social Science and Political Science
Divisions: Faculty of Social and Political Sciences > Department of International Relations
Depositing User: diana nirwani
Date Deposited: 01 Apr 2026 01:57
Last Modified: 01 Apr 2026 01:57
URI: https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/48176

Actions (login required)

View Item View Item