PRASETYA, HANIF BAYU (2026) SEX REVERSAL IKAN PLATY RED SWORDTAIL (Xiphophorus helleri) MELALUI PERENDAMAN LARVA DALAM EKSTRAK PURWOCENG (Pimpinella alpina) DENGAN DOSIS YANG BERBEDA (26da66). Undergraduate thesis, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan.
|
Text
Hanif Bayu Prasetya 26da66.pdf Restricted to Repository staff only Download (2MB) |
Abstract
Ikan platy red swordtail (Xiphophorus helleri) adalah ikan hias air tawar yang
memiliki nilai ekonomi yang tinggi serta mudah dibudidayakan. Ikan platy red
swordtail jantan memiliki bentuk, warna yang menarik, dan ekor yang menarik
dibandingkan ikan platy red swordtail betina. Permasalahan yang sering dihadapi
pada saat pemijahan ikan platy red swordtail adalah persentase larva jantan dan
betina cenderung seimbang. Sex reversal adalah upaya mengarahkan larva ikan
platy red swordtail menjadi monoseks jantan. Tanaman purwoceng (Pimpinella
alpina) merupakan bahan alami yang mengandung senyawa steroid dan flavonoid
yang dapat membantu proses jantanisasi ikan platy. Penelitian ini dilakukan untuk
mengetahui pengaruh perendaman ekstrak purwoceng dengan dosis yang berbeda
terhadap jantanisasi ikan platy. Rancangan penelitian menggunakan Rancangan
Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 3 ulangan. Dosis P1 (0 mg/L), P2 (5
mg/L), P3 (15 mg/L), dan P4 (25 mg/L). Perendaman dilakukan pada larva ikan
platy red swordtail selama 10 jam. Larva ikan yang digunakan berumur 2 hari dan
pemeliharaan berlangsung selama 74 hari. Hasil yang didapatkan dalam penelitian
ini adalah persentase ikan platy red swordtail jantan pada P1 dengan nilai 8,93%,
hasil tidak berbeda nyata dengan P2 (4,17%), P4 (3,70%), dan P3 (0%). Survival
rate setelah pemeliharaan selama 74 hari diperoleh P4 dengan nilai 83,33%, hasil
tidak berbeda nyata dengan P3 (80%), P1 (76,67%), dan P2 (76,67%). Nilai hue
larva ikan platy red swordtail pada P4 (41,01°), hasil tidak berbeda nyata dengan
P3 (42,89°), P2 (41,96°), dan P1 (41,01°). Nilai saturation larva ikan platy red
swordtail pada P1 (80,66%), hasil tidak berbeda nyata dengan P2 (79,69%), P3
(74,93%), dan P4 (74,53%). Nilai brightness larva ikan platy red swordtail pada P4
(71,16%), hasil tidak berbeda nyata dengan P2 (69,49%), P3 (68,73%), dan P1
(65,07%).
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Red Swordtail, Sex Reversal, Ekstrak Purwoceng, Perendaman, Larva |
| Subjects: | Fisheries And Marine Sciences |
| Divisions: | Faculty of Fisheries and Marine Sciences > Department of Aquaculture |
| Depositing User: | pancasila wati |
| Date Deposited: | 21 Apr 2026 04:55 |
| Last Modified: | 21 Apr 2026 04:55 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/47983 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
