Search for collections on Undip Repository

DISTRIBUSI KARBON DAN KORELASINYA TERHADAP UKURAN BUTIR SEDIMEN DASAR DI PERAIRAN SUNGAI KALIBOYO, JAWA TENGAH (26dos37)

ADI NUGRAHA, BONAVENTURA HENRY (2026) DISTRIBUSI KARBON DAN KORELASINYA TERHADAP UKURAN BUTIR SEDIMEN DASAR DI PERAIRAN SUNGAI KALIBOYO, JAWA TENGAH (26dos37). Undergraduate thesis, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan.

[thumbnail of BONAVENTURA HENRY ADI NUGRAHA 26dos37.pdf] Text
BONAVENTURA HENRY ADI NUGRAHA 26dos37.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (3MB)

Abstract

Perairan Sungai Kaliboyo, Kabupaten Batang, merupakan kawasan muara
yang memiliki intensitas aktivitas antropogenik cukup tinggi, seperti permukiman,
perikanan, pertambakan, dan aktivitas pesisir lainnya. Aktivitas tersebut berpotensi
meningkatkan masukan bahan organik dan anorganik yang selanjutnya
terakumulasi pada sedimen dasar. Karbon, khususnya karbon organik total (KOT),
merupakan parameter penting dalam menggambarkan kondisi kualitas perairan
serta dinamika biogeokimia sedimen. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui
kandungan total karbon dan karbon organik total pada sedimen dasar,
mengidentifikasi jenis dan ukuran butir sedimen, serta menganalisis hubungan
antara ukuran butir sedimen dengan kandungan karbon di perairan Sungai
Kaliboyo, Kabupaten Batang. Penelitian dilaksanakan pada 28 Agustus 2024
dengan pengambilan sampel sedimen dasar pada 18 stasiun yang tersebar dari
bagian sungai hingga wilayah muara dan pesisir. Analisis kandungan karbon
dilakukan menggunakan metode Loss on Ignition (LOI), sedangkan analisis ukuran
butir sedimen dilakukan dengan metode sieving. Hubungan antara fraksi sedimen
dan kandungan karbon dianalisis menggunakan korelasi Pearson serta analisis
regresi linear. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kandungan karbon organik total
pada sedimen dasar berkisar antara 9,66%–28,56% dengan nilai rata-rata sebesar
19,66%, sedangkan kandungan total karbon berkisar antara 30,47%–75,82%
dengan rata-rata sebesar 52,56%. Sebaran ukuran butir sedimen didominasi oleh
fraksi lempung, dengan beberapa stasiun tergolong lempung lanau dan pasir
lempung. Analisis korelasi Pearson menunjukkan bahwa fraksi lempung memiliki
hubungan yang kuat dan positif terhadap kandungan KOT dengan nilai koefisien
korelasi sebesar r = 0,794, sedangkan fraksi lanau menunjukkan korelasi lemah (r
= 0,238) dan fraksi pasir memiliki korelasi negatif (r = −0,600). Hasil ini
menunjukkan bahwa sedimen berbutir halus, khususnya lempung, berperan
dominan dalam proses akumulasi karbon organik pada sedimen dasar. Penelitian
ini diharapkan dapat menjadi dasar dalam pengelolaan perairan muara, khususnya
terkait dinamika karbon dan potensi pencemaran sedimen.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Kandungan Karbon, Muara Sungai, Sedimen Dasar, Sungai Kaliboyo, Ukuran Butir Sedimen
Subjects: Fisheries And Marine Sciences
Divisions: Faculty of Fisheries and Marine Sciences > Department of Oceanography
Depositing User: pancasila wati
Date Deposited: 21 Apr 2026 04:44
Last Modified: 21 Apr 2026 04:44
URI: https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/47825

Actions (login required)

View Item View Item