Rohaditama, Bunga Cinta and Budiraharjo, Kustopo and Handayani, Migie (2026) Analisis Risiko Rantai Pasok dan Strategi Mitigasi Produk Tempe di UD. Tempe Sari Rasa Krobokan Kecamatan Semarang Barat Kota Semarang. Undergraduate thesis, Fakultas Peternakan dan Pertanian Universitas Diponegoro.
|
Text
BAGIAN 1 ACC SKRIPSI_BUNGA CINTA ROHADITAMA_23020322130064.pdf Download (642kB) |
|
|
Text
BAGIAN 2 ACC SKRIPSI_BUNGA CINTA ROHADITAMA_23020322130064.pdf Download (18kB) |
|
|
Text
BAGIAN 3 ACC SKRIPSI_BUNGA CINTA ROHADITAMA_23020322130064.pdf Download (155kB) |
|
|
Text
BAGIAN 4 ACC SKRIPSI_BUNGA CINTA ROHADITAMA_23020322130064.pdf Restricted to Repository staff only Download (494kB) | Request a copy |
|
|
Text
BAGIAN 5 ACC SKRIPSI_BUNGA CINTA ROHADITAMA_23020322130064.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) | Request a copy |
|
|
Text
BAGIAN 6 ACC SKRIPSI_BUNGA CINTA ROHADITAMA_23020322130064.pdf Restricted to Repository staff only Download (11kB) | Request a copy |
|
|
Text
BAGIAN 7 ACC SKRIPSI_BUNGA CINTA ROHADITAMA_23020322130064.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) | Request a copy |
Abstract
Tempe merupakan makanan hasil fermentasi menggunakan jamur Rhizoppus spp. dan dijuluki sebagai produk pangan fungsional karena mengandung protein tinggi, serat pangan, serta nutrisi lainnya sehingga dapat mencegah berbagai penyakit kronis. Tempe digemari masyarakat Indonesia sehingga permintaan setiap tahunnya semakin meningkat. Tingginya permintaan tersebut membuat industri tempe mengalami persaingan ketat. Suatu industri tempe tentu mengahadapi risiko dari hulu hingga hilir yang dikenal dengan risiko rantai pasok. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis rantai pasok (aliran produk, finansial, informasi), mengidentifikasi risiko rantai pasok, dan menentukan strategi mitigasi guna meminimalisir timbulnya risiko. Penelitian dilaksanakan di UD. Tempe Sari Rasa, Kecamatan Semarang Barat, Kota Semarang. Pemilihan lokasi dilakukan secara purposive karena UD. Tempe Sari Rasa merupakan produsen tempe yang terbilang cukup besar di Semarang dan sudah lama beroperasi. Penelitian ini menggunakan metode studi kasus untuk meneliti permasalahan yang ada terkait risiko rantai pasok. Metode penentuan responden dalam menggunakan metode purposive. Metode pengambilan sampel secara purposive (pemilik, manager produksi, supplier bahan baku, konsumen mitra) dan accidental sampling (konsumen non-mitra). Metode analisis data menggunakan analisis deskriptif, Supply Chain Operation Reference (SCOR), dan House of Risk (HOR). Hasil penelitian menunjukkan bahwa aliran produk tempe per minggunya mencapai 7.250 potong (8,8 ton) kepada konsumen mitra dan 1.300 potong (1,2 ton) ke konsumen non-mitra. Aliran informasi terjadi secara dua arah pada aktor-aktor rantai pasok. Teridentifikasi sebanyak 22 agen risiko dan 25 kejadian risiko, dengan lima agen risiko prioritas. Berdasarkan analisis tersebut, delapan strategi mitigasi dirumuskan dan dianggap layak untuk diimplementasikan sesuai dengan sumber daya dan kemampuan UD. Tempe Sari Rasa.
Kata kunci: Mitigasi, Rantai Pasok, Risiko, Tempe
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Mitigasi, Rantai Pasok, Risiko, Tempe |
| Subjects: | Animal and Agricultural Sciences |
| Divisions: | Faculty of Animal and Agricultural Sciences > Department of Agribusiness |
| Depositing User: | User Agribisnis |
| Date Deposited: | 17 Jul 2026 02:19 |
| Last Modified: | 17 Jul 2026 02:19 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/47394 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
