MUSDHALIFAH, SETYANING (2026) STRUKTUR DAN KOMPOSISI VEGETASI MANGROVE DI KELURAHAN BATU TERITIP KECAMATAN SUNGAI SEMBILAN KOTA DUMAI RIAU (26dik22). Undergraduate thesis, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan.
|
Text
Setyaning Musdhalifah 26dik22.pdf Restricted to Repository staff only Download (3MB) |
Abstract
Indonesia merupakan salah satu negara dengan ekosistem mangrove terluas
di dunia yaitu sekitar 20% luasan dari ekosistem mangrove dunia. Luasnya
ekosistem mangrove memberikan dampak baik untuk seluruh pesisir Indonesia
karena memiliki fungsi sebagai penahan sedimen dan sumber ekonomi masyarakat
pesisir. Fungsi tersebut juga dirasakan oleh ekosistem pesisir di Kelurahan Batu
Teritip, provinsi Riau. Ekosistem mangrove di Kelurahan Batu Teritip merupakan
ekosistem mangrove yang masih alami dan rindang, namun banyak ekosistem yang
sudah mengalami alih fungsi lahan sehingga perlu dilakukan analisis vegetasi dari
ekosistem mangrove berupa komposisi dan struktur. Penelitian ini bertujuan untuk
mengetahui struktur dan komposisi vegetasi ekosistem mangrove di Kelurahan
Batu Teritip, Kecamatan Sungai Sembilan, Kota Dumai, Provinsi Riau. Metode
yang digunakan meliputi deskriptif eksploratif, dengan penentuan lokasi
menggunakan metode purposive sampling. Analisis data meliputi komposisi
vegetasi, kerapatan, frekuensi, basal area, kerapatan relatif, frekuensi relatif,
dominansi relatif, indeks nilai penting, ketinggian pohon dan indeks
keanekaragaman serta indeks keseragaman. Hasil menunjukkan bahwa ditemukan
7
spesies diseluruh stasiun antara lain Rhizhopora apiculata, Bruguiera
gymnorrhiza, Bruguiera cylindrica, Sonneratia alba, Sonneratia caseolaris,
Ceriops tagal dan Xylocarpus granatum. Spesies yang mendominasi diseluruh
stasiun adalah Rhizophora apiculata. Indeks nilai penting tertinggi memiliki nilai
167% di spesies Rhizophora apiculata. Kerapatan tertinggi memiliki nilai 1900
ind/ha. Indeks keanekaragaman dan Indeks keseragaman diseluruh stasiun berada
pada kategori rendah dengan nilai 0,37 – 0,56 dan 0,046 – 0,070. Dari hasil
penelitian menunjukkan bahwa ekosistem mangrove di Kelurahan Batu Teritip
masih tergolong vegetasi alami namun membutuhkan pengelolaan dan pemantauan
yang baik untuk keberlanjutan kondisi ekosistem mangrovenya. Riset selanjutnya
juga diharapkan mampu menilai pengaruh aktivitas antropogenik dan perubahan
lingkungan terhadap stabilitas ekosistem mangrove dalam jangka panjang.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Mangrove, Batu Teritip, Komposisi, Vegetasi |
| Subjects: | Fisheries And Marine Sciences |
| Divisions: | Faculty of Fisheries and Marine Sciences > Department of Marine Science |
| Depositing User: | pancasila wati |
| Date Deposited: | 21 Apr 2026 04:40 |
| Last Modified: | 21 Apr 2026 04:40 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/44374 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
