Manurung, Ferdi and Handayani, Migie and Setiyawan, Hery (2025) Analisis Transmisi dan Pembentukan Harga Beras di Provinsi Jawa Tengah. Undergraduate thesis, Fakultas Peternakan dan Pertanian Universitas Diponegoro.
|
Text
Bagian 1.pdf Download (643kB) |
|
|
Text
Bagian 2.pdf Download (207kB) |
|
|
Text
Bagian 3.pdf Download (197kB) |
|
|
Text
Bagian 4.pdf Restricted to Repository staff only Download (351kB) | Request a copy |
|
|
Text
Bagian 5.pdf Restricted to Repository staff only Download (630kB) | Request a copy |
|
|
Text
Bagian 6.pdf Restricted to Repository staff only Download (125kB) | Request a copy |
|
|
Text
Bagian 7.pdf Restricted to Repository staff only Download (468kB) | Request a copy |
Abstract
Penelitian bertujuan untuk menganalisis transmisi harga beras di Provinsi Jawa Tengah dengan harga gabah pada tingkat petani dan harga beras pada tingkat konsumen serta menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi harga gabah pada tingkat petani di Provinsi Jawa Tengah. Penelitian ini dilaksanakan pada Oktober - November 2025 dengan lokasi penelitian di Provinsi Jawa Tengah. Lokasi penelitian ini dipilih secara sengaja karena Jawa Tengah merupakan sentra produksi beras terbesar kedua di Indonesia.
Metode penelitian adalah Analisis Data Sekunder (ADS). Jenis data yang digunakan adalah data time series periode Januari 2015 - Desember 2024. Data yang digunakan merupakan data bulanan dari harga gabah tingkat petani, harga beras tingkat konsumen, jumlah produksi, harga impor beras, nilai tukar rupiah, dan harga jagung. Analisis data dilakukan dengan metode AECM (Asymmetric error correction model) untuk menganalisis pola transmisi harga dan OLS (Ordinary Least Square) untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi harga gabah di tingkat petani.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) pola transmisi harga gabah di Provinsi Jawa Tengah bersifat asimetri dalam jangka pendek yaitu harga beras ditingkat konsumen pada periode yang sama tidak segera ditransmisikan kepada harga gabah di tingkat petani; 2) koefisien harga beras di tingkat konsumen menunjukkan nilai positif sebesar 0,521708 artinya ketika harga beras di tingkat konsumen naik sebesar 1 rupiah, maka harga gabah di tingkat petani meningkat sebesar 0,521708 rupiah; 3) koefisien jumlah produksi menunjukkan nilai negatif sebesar 0,000459 artinya ketika terjadi peningkatan jumlah produksi dapat menyebabkan turunnya harga akibat ketidakseimbangan antara permintaan dan penawaran; 4) koefisien harga beras impor menunjukkan nilai positif sebesar 0,003831 artinya ketika harga beras impor meningkat 1 rupiah, maka harga gabah di tingkat petani meningkat sebesar 0,003831 rupiah; 5) koefisien nilai tukar rupiah menunjukkan nilai negatif sebesar 0,003767 artinya ketika nilai tukar rupiah meningkat 1 rupiah, maka harga gabah di tingkat petani menurun sebesar 0,003767 rupiah; 6) koefisien harga jagung sebagai barang subtitusi menunjukkan nilai positif sebesar 0,031194 artinya ketika harga jagung meningkat 1 rupiah, maka harga gabah di tingkat petani meningkat sebesar 0,031194 rupiah.
Simpulan pola transmisi harga gabah di Provinsi Jawa Tengah bersifat asimetri dalam jangka pendek dan faktor-faktor yang memengaruhi harga gabah tingkat petani di Provinsi Jawa Tengah yaitu harga konsumen dan jumlah produksi, sedangkan harga beras impor, harga jagung, dan nilai tukar tidak berpengaruh pembentukan harga gabah tingkat petani di Provinsi Jawa Tengah.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Beras, Pemasaran, Petani, Transmisi Harga |
| Subjects: | Animal and Agricultural Sciences |
| Divisions: | Faculty of Animal and Agricultural Sciences > Department of Agribusiness |
| Depositing User: | User Agribisnis |
| Date Deposited: | 17 Jul 2026 02:17 |
| Last Modified: | 17 Jul 2026 02:17 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/42811 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
