Search for collections on Undip Repository

KAJIAN POLA DAN SEBARAN KASUS ANAK STUNTING BERBASIS WEBGIS TAHUN 2019-2023 (STUDI KASUS : KECAMATAN UNGARAN BARAT, KECAMATAN UNGARAN TIMUR DAN KECAMATAN BAWEN, KABUPATEN SEMARANG)

SEPTIANI, RIZKY AMELINDA and SEPTIANI, RIZKA AMELINDA KAJIAN POLA DAN SEBARAN KASUS ANAK STUNTING BERBASIS WEBGIS TAHUN 2019-2023 (STUDI KASUS : KECAMATAN UNGARAN BARAT, KECAMATAN UNGARAN TIMUR DAN KECAMATAN BAWEN, KABUPATEN SEMARANG). -.

[thumbnail of 21110120140051-ABSTRAK.pdf] Text
21110120140051-ABSTRAK.pdf

Download (16kB)

Abstract

Masalah stunting merupakan masalah yang masih sering terjadi di Indonesia yang biasanya berkaitan erat dengan tingkat kemiskinan yang mempengaruhi aspek sosial dan budaya, sanitasi, akses masyarakat terhadap layanan kesehatan, gizi, kerawanan pangan, dan peningkatan paparan terhadap penyakit infeksi. Data Dinas Kesehatan tahun 2023 menunjukkan bahwa jumlah anak penderita stunting di Kabupaten Semarang mencapai 547 balita. Hal itulah yang membuat Kabupaten Semarang menjadi salah satu wilayah yang dijadikan fokus nasional untuk mengurangi peningkatan kasus anak stunting. Kajian pola dan sebaran stunting di Kabupaten Semarang dapat menggunakan metode Kernel Density dan Average Nearest Neighbor (ANN) dimana ini terbukti efektif dan telah banyak digunakan dalam penanganan kasus penyebaran COVID-19. Selain itu, masih kurangnya penggunaan sistem informasi geografis khususnya webGIS untuk pemetaan stunting dalam memberikan informasi, memvisualisasikan dan meringkas data-data kasus stunting. Hal ini menyebabkan pemerintah kesulitan dalam membuat keputusan yang tepat dalam menangani permasalahan stunting dan mengalami keterlambatan untuk mencegah peningkatan angka stunting pada anak di suatu wilayah. Oleh karena itu, diperlukan adanya webGIS mengenai stunting guna mengakomodasi kepentingan masyarakat dan stakeholder terkait yang berada di Kabupaten Semarang dalam menangani kasus stunting. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode waterfall. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pola dan sebaran kasus anak stunting dan memudahkan dalam mengintegrasikan berbagai data stunting serta dapat dilakukan analisis berdasarkan visualisasi peta digital dalam bentuk
webGIS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola dan sebaran stunting pada tahun 20192023 acak dengan autokorelasi spasial positif. Pemetaan hotspot menunjukkan bahwa di peropotongan Kecamatan Ungaran Timur menjadi pusat persebaran pada tahun 2019-2023 khususnya di Kelurahan Gedanganak dengan luas 1,8463 km². Parameter-parameter yang mempengaruhi stunting adalah jumlah penduduk (0.66624), luas wilayah (0.68129), kepemilikan akta kelahiran (0.63863), dan Indeks Desa Membangun (0.29143). Hasil
perancangan WebGIS dan kualitas WebGIS menunjukkan bahwa hasilnya cukup baik ditunjukkan dengan uji functionality sebesar 3,982, uji reliability sebesar 3,819, uji usability sebesar 3,935 dan uji maintability 3,95.

Item Type: Article
Uncontrolled Keywords: Average Nearest Neighbor (ANN), Kernel Density, Stunting, WebGIS, Waterfall.
Subjects: Engineering
Divisions: Faculty of Engineering > Department of Geodetic Engineering
Depositing User: Geodesi undip
Date Deposited: 01 Apr 2026 09:00
Last Modified: 01 Apr 2026 09:00
URI: https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/26712

Actions (login required)

View Item View Item